Miras Oplosan Bermerek Impor Dijual Online

Rizky Dewantara    •    Sabtu, 28 Apr 2018 10:33 WIB
miras oplosan
Miras Oplosan Bermerek Impor Dijual <i>Online</i>
Barang bukti miras oplosan berlabel merek impor yang disita. Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: SM, 31, ditangkap karena membuat dan memperjualbelikan minuman keras oplosan bermerek impor. Dia menjual miras buatannya secara daring.

"Pelaku mengaku menggunakan lini masa Facebook. Setiap peminat yang akan membeli, pelaku akan bertransaksi nomor telepon yang dapat dihubungi lalu barang akan dikirim," kata Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bogor, Ajun Komisaris Polisi Andri Alam kepada Medcom.id, Jumat, 27 April 2018.

Andri menjelaskan, pelaku menjual miras oplosan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dab Bekasi. Dia telah berjualan selama lima bulan terakhir.

"Pelaku pun menjual miras tersebut dengan keuntungan besar. Dari harga bahan dasar sekitar Rp50.000, minuman hasil racikannya bisa dijual hingga Rp350 ribu hingga Rp500 ribu," ungkap dia.

(Baca: Ratusan Miras Oplosan Berlabel Impor Diciduk Polisi)

SM sendiri diketahui belajar secara otodidak untuk meracik alkohol di Sumatra. Ketika beroperasi dirinya memilih berpindah-pindah tempat tinggal dengan tujuan ingin menghilangkan jejak agar tidak tertangkap.

Pelaku dikenakan pasal 204 ayat (1) KUHP, pasal 145 jo pasal 91 ayat (1) UU RI No. 18 thn 2012 tentang Pangan, dan pasal 62 UU RI No. 8 thn 2009 tentang perlindungan konsumen.

"Dengan ancaman kurungan penjara antara lima hingga 15 tahun penjara," pungkasnya.

(Baca: Racikan Berbahaya Miras Oplosan di Bogor)


(SUR)