Penertiban Rumah di Batuceper Ricuh

Hendrik Simorangkir    •    Rabu, 03 Oct 2018 15:44 WIB
penggusuran rumah
Penertiban Rumah di Batuceper Ricuh
Satpol PP Kota Tangerang bersama pihak Kecamatan Batu Ceper tengah bermediasi dengan warga.

Tangerang: Proses penertiban empat unit rumah warga di Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, berlangsung ricuh. Penghuni menolak rumahnya digusur lantaran tak ada uang ganti rugi untuk perluasan bangunan sekolah dasar negeri.

Saat hendak digusur, penolakan pun terjadi dari salah seorang pemilik rumah dengan menghalangi laju kendaraan alat berat sembari menggendong cucunya. Atas aksi itu petugas kesulitan untuk mengeksekusi bangunan tersebut.

Salah seorang penghuni rumah, Reni Angraini mengaku mendiami rumah sejak bangunan sekolah belum ada, dirinya tidak memiliki dokumen surat tanah dan diminta pindah untuk keperluan bangunan sekolah.

"Saya bingung harus pindah kemana lagi pasca penertiban karena penertiban tanpa disertai uang ganti rugi," ujar Reni di lokasi, Rabu 3 Oktober 2018.

Baca: Empat Bangunan Digusur untuk Perluasan Lahan Sekolah Dasar

Di lokasi, sejumlah anggota keluarga membuat pagar manusia untuk menghalangi proses penertiban, dan aksi tersebut dihalau petugas Satpol PP Kota Tangerang hingga terjadi aksi saling dorong dan kericuhan.

Aksi penolakan penggusuran akhirnya dapat dibubarkan petugas Satpol PP dengan menangkap para pengunjuk rasa yang sayangnya justru menjadi sasaran amarah petugas Satpol PP yang melakukan pemukulan juga penendangan.

Meski mendapat penolakan, namun penertiban tetap dilakukan terhadap empat unit rumah yang berdiri dibatas lahan seluas 230 meter persegi milik Pemkot Tangerang.

Camat Batu Ceper Nurhidayatullah memastikan pemilik rumah tidak memiliki sertifikat dan berada di atas lahan milik Pemkot Tangerang telah disiapkan rusunawa bagi 23 jiwa pasca penertiban, dan tanpa disertai uang kerahiman.

"Lahan kosong pasca penertiban akan digunakan Pemkot Tangerang sebagai perluasan bangunan sekolah dasar negeri Batu Ceper Satu, dimana Pemkot Tangerang telah menyiapkan anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2018," kata Nurhidayatullah. 


(ALB)