Pemudik Diminta tak Balik Bersamaan pada 19 dan 20 Juni

Ahmad Rofahan    •    Sabtu, 16 Jun 2018 11:05 WIB
Mudik Lebaran 2018
Pemudik Diminta tak Balik Bersamaan pada 19 dan 20 Juni
Pengendara memperlambat laju kendaraan saat mudik dan melintasi ruas jalan tol Cipali di Purwakarta, Jumat, 13 Juni 2018, Ant - Risky Andrianto

Cirebon: Tanggal 19 dan 20 Juni diprediksi menjadi momen arus balik Lebaran Idulfitri 2018. Namun pemudik diminta untuk menghindari dua hari tersebut untuk kembali ke perantauan.

General Manager Operasional PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Cirebon, Suyitno, mengatakan kemacetan diprediksi terjadi di dua hari tersebut. LMS merupakan pengelola ruas Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali. 

"Hindari tanggal 19 dan 20 juni untuk perjalanan balik,” kata Suyitno di Cirebon, Jawa Barat, Jumat, 15 Juni 2018.

Tanggal 20 merupakan akhir masa cuti bersama. Potensi kemacetan bisa saja terjadi bila pemudik melakukan perjalanan dalam waktu yang bersamaan. Volume kendaraan akan meningkat.

Untuk mengantisipasi itu, ujar Suyitno, pengelola akan memberikan kenyamanan pada pemudik yang melintasi tol Cipali dari arah timur, atau Jawa Tengah, menuju barat, yaitu Jakarta. Pengelola akan membuka sejumlah rest area dan parking bay. 

Untuk memarkirkan kendaraan, pengendara dapat singgah di Km 155 B dan Km 75 B. Lokasi itu akan dilengkapi dengan portable toilet.

"Parking bay akan kami buka secara situasional," terang Suyitno.

Sementara di rest area, LMS akan menambah portable toilet khusus untuk perempuan, penambahan lahan parkir kendaraan, genset, dan penyediaan bahan bakar minyak kemasan dari Pertamina.

“Di rest area, kami fasilitasi juga, fasilitas kesehatan dan layanan top up (e-toll),” kata Suyitno.



(RRN)