Pool Bus yang Kecelakaan di Sukabumi Berada di Wilayah Sekolah

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 12 Sep 2018 20:32 WIB
kecelakaan bus
Pool Bus yang Kecelakaan di Sukabumi Berada di Wilayah Sekolah
Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mendatangi pool bus pariwisata Jakarta Wisata Transport di Jalan Serua Bojongsari Kota Depok, Jawa Barat, Rabu, Jawa Barat, Rabu, 12 September 2018, Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno.

Depok: Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana sudah mendatangi lokasi pool bus pariwisata Jakarta Wisata Transport, yang mengalami kecelakaan di Sukabumi, Jawa Barat.

Hasil pemeriksaan sementara, diketahui pool yang berada di Jalan Serua Bojongsari Kota Depok tersebut tidak memiliki Analisis Mengenai Masalah Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Amdal Lalin).

"Plat B-nya ada tiga dan Plat-AB nya ada empat, seharusnya untuk Amdal Lakonnya itu ada tapi dari hasil dokumentasi ternyata tidak ada," kata Dadang saat dihubungi, Rabu, 12 September 2018.

Dadang menjelaskan, pihaknya belum bisa menemui pemilik Bus bernasib naas tersebut, karena sedang tidak ada di lokasi.

"Busnya punya siapa kita enggak tau, karena pemiliknya tak ada di situ. Menurut informasi di lapangan pemiliknya orang Pamulang," jelas Dadang.

Selanjutnya, Dadang mengakui bahwa pool bus tersebut berada di lingkungan sekolah Sekolah Menengan Kejuruan (SMK). Namun, pihak yang berwenang yaitu kepala sekolah tidak mengetahui sama sekali, siapa pemilik sejumlah bus tersebut.

"Dia bilangnya enggak tau, kalau sekolah itu hanya menyelenggarakan pendidikan saja mengenai siapa pemilik dan penyewaan bus tidak diketahui," ungkap Dadang.

Bus pariwisata Jakarta Wisata Transport bernomor polisi B 7023 SGA, mengangkut 35 karyawan dealer PT Catur Putra Grup kecelakaan saat melaju dari arah Cikidang menuju Pelabuhan Ratu sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu, 8 September 2018.

Bus tersebut terperosok ke dalam jurang dengan ketinggian 31 meter ketika sampai di Kampung Bantarselang, Cikidang, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 21 penumpang dinyatakan meninggal, 14 luka berat dan 2  luka ringan.


(DEN)