Jabar Menjajaki Kerja Sama dengan Skane Swedia

   •    Rabu, 28 Mar 2018 17:03 WIB
kerja sama
Jabar Menjajaki Kerja Sama dengan Skane Swedia
Delegasi Pemprov Jabar saat berkunjung ke Skane, Swedia. Foto: Istimewa

Malmo: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menjajaki kerja sama dengan Provinsi Skane, Swedia. Kerja sama meliputi pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah, transportasi, pendidikan, dan teknologi berkelanjutan (sustainable technology).
 
Gubernur beserta delegasi Pemprov Jabar, didampingi Duta Besar RI untuk Swedia dan Latvia Bagas Hapsoro, mengadakan pertemuan dengan Annika Annerby Jansson, Deputy President of the Regional Council Skane, di kantor Invest in Skane, Swedia, pada 26 Maret 2018 .

“Jabar adalah pusat kegiatan manufaktur strategis nasional serta pusat bagi institusi pendidikan ternama di Indonesia," kata Aher, sapaan Ahmad Heryawan, melalui keterangan tertulis, Rabu, 28 Maret 2018.

Sejumlah perusahaan dan lembaga pendidikan yang cukup terkenal di Jabar meliputi PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia, dan Universitas Padjajaran.

"Kami mengundang Anda semua untuk mengunjungi Jabar untuk menikmati keindahan alamnya, kopi kelas dunia, dan mengenal lebih dalam potensi daerah kami,” ucap dia.

Delegasi mendiskusikan banyak hal dalam pertemuan tersebut, antara lain mengenai potensi masing-masing daerah dan kemungkinan-kemungkinan potensi kerja sama.

Salah satu potensi tersebut di bidang pembangkit listrik tenaga sampah dari pabrik SYSAV (South Scania Waste Company) yang bisa menjadi model pengolahan waste to energy di masa mendatang.

Baca: Pemprov Jabar Jalin Kerja Sama Sister Province dengan 4 Provinsi di Tiongkok

Kesempatan itu digunakan delegasi Jabar mengunjungi pabrik SYSAV untuk melihat dari dekat bagaimana sampah, baik rumah tangga dan industri, dapat diolah untuk menghasilkan listrik dan pemanas. Pada 2016, sampah yang diolah menjadi energi oleh SYSAV sebanyak 531.600 ton.

Delegasi Jawa Barat juga berbicara dengan pimpinan konsorsium CleanTech yang bergerak di bidang sustainable technology dan Badan Investasi Provinsi Skane yang menawarkan berbagai teknologi canggih termasuk teknologi untuk menghemat penggunaan air bersih.

Duta Besar RI Bagas Hapsoro berharap Pemprov Jabar dan Region of Skane dapat menindaklanjuti hasil-hasil dari pertemuan itu ke dalam berbagai kerja sama. Mengingat Raja Carl Gustav dari Swedia telah mengunjungi Bandung pada Mei 2017 dan begitu terkesan dengan potensinya.


(UWA)