Korban Tewas Miras Oplosan di Jabar Jadi 61 Orang

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Minggu, 15 Apr 2018 14:50 WIB
miras oplosan
Korban Tewas Miras Oplosan di Jabar Jadi 61 Orang
Korban miras oplosan yang dirawat di RSUD CIcalengka, Jabar. (Medcom.id/Octa)

Bandung: Korban minuman keras (miras) oplosan di Jawa Barat terus bertambah. Direktur Utama RSUD Cicalengka Yani Sumpena menuturkan, total jumlah korban tewas hingga kini, Minggu 15 April 2018, di RSUD Cicalengka sebanyak 34 orang. 

Sementara itu, untuk jumlah korban tewas di wilayah Kabupaten Bandung mencapai 43 orang. Keseluruhannya berasal dari RSUD Cicalengka, RS AMC Cileunyi, dan RSUD Majalaya. 

"Tiga orang ini sempat datang ke RSUD Cicalengka dalam kondisi kejang dan mual, muntah-muntah hingga akhirnya tak tertolong ketika mendapatkan perawatan di IGD," ungkap Yani, Minggu 15 April 2018.

Baca: Wakapolri Pastikan Menginvestigasi Kegagalan Aparat Mengatasi Kasus Miras

Korban tewas tersebut berinisial DI, 28, warga Cicalengka. Rekan DI, Deva, 18, sebelumnya korban pernah mendapat perawatan dan dibolehkan pulang dari RSUD Cicalengka pada Minggu, 8 April 2018. 

"Tapi, hari Rabu (11/4) korban masuk lagi (RSUD Cicalengka), hingga akhirnya meninggal dunia," jelasnya.

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto menegaskan hingga Kamis 12 April 2018, jumlah total korban tewas diduga akibat miras oplosan di Jabar berjumlah 58 orang. Dengan bertambahnya korban tewas di RSUD Cicelangka, maka menjadi 61 0rang.

Baca: Wakapolri Ancam Copot Kapolda Gagal Berantas Miras



(LDS)