Dua Penjual Miras Oplosan di Cicalengka Jadi Tersangka

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 09 Apr 2018 23:42 WIB
miras oplosan
Dua Penjual Miras Oplosan di Cicalengka Jadi Tersangka
Ilustrasi. Medcom.id.

Bandung: Polda Jawa Barat bersama Polres Bandung melakukan gelar perkara terhadap dua tersangka yang diduga sebagai penjual minuman keras (miras) oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung. Akibat miras oplosan tersebut, lebih dari 20 orang tewas.

Dalam gelar perkara tersebut, kedua tersangka JS dan HN diikutsertartakan. "Ini untuk mengarah ke pembuatnya, yang masih dalam penyelidikan kedua tersangka ini diketahui yang menjual," kata Dir Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol Enggar Pareanom di RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin, 9 April 2018.

Enggar menuturkan, pihaknya telah memeriksa beberapa ruko yang ada di wilayah Kabupaten Bandung. Termasuk dua lokasi yang masih dalam proses penyelidikan yakni di Kolam Kampung Bojongasih (lokasi penjualan miras) dan Toko Bypass Bojong Asih.

"Mereka (tersangka) beroperasi di toko miras di Kampung Bojong Asih yang sudah disegel," bebernya.

(Baca juga: Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Miras Oplosan di Cicalengka)

"Keterangan yang kami dapat bahwa minuman oplosan itu kerap disebut Ginseng. Satu botol ukuran 600 ml dijual Rp20 ribu," katanya.

Selanjutnya, tersangka lain yang masih buron berinisial C kerap memasok seminggu sekali, dimulai pada Desember tahun lalu. Tiap minggu, C mengirim 10 dus kepada distributor dengan harga Rp350 ribu per kardus.

"Per kardusnya ada isi 24 botol. Dulu, tahun 2000-an itu pemasoknya berinisial A, sekarang baru si C," ucapnya.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 204 KUHP mengenai penjualan barang berbahaya bagi jiwa dan kesehatan. "Ancaman maksimalnya 12 tahun karena menjual barang berbahaya, tidak dengan Perda kita pakai KUHP," tuturnya.

(Baca juga: Korban Miras Oplosan di Cicalengka Jadi 20 Orang)

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan hingga kini pihaknya telah meminta keterangan enam orang saksi yang sempat menjadi korban dan dirawat di RSUD Cicalengka. Dari keterangan saksi, mereka membeli miras oplosan tersebut dari tersangka.

"Beberapa barang bukti yang diamankan berupa botol yang ada sisa minumannya. Kami ambil dari urine, muntahan, dan darah untuk dicek lab," paparnya.




(HUS)