Nenek V: Saya Membayangkan Dia Meminta Tolong

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 02 Sep 2016 15:43 WIB
pembunuhan
Nenek V: Saya Membayangkan Dia Meminta Tolong
Satimah (nenek korban) dan Wasnadi (ayah korban). Foto: Metrotvnews.com/Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Satimah, 60, belum bisa lupa dengan kematian cucunya yang diduga merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan oleh sebelas anggota geng motor di Cirebon, Jawa Barat.

"Setiap hari V sama saya, dia anak baik," ujar Satimah saat ditemui di kediamannya, Jumat (2/9/2016).

Air mata Satimah menjadi lebih deras mengalir jika membayangkan kejadian tragis yang terjadi pada cucu kesayangannya itu. Ia membayangkan cucunya terus menyebut namanya saat diperlakukan tidak manusiawi oleh kawan geng motor pada 27 Agustus lalu.

"Cucu saya sepertinya minta tolong dan menyebut nama saya berulang kali. Mbah, tolong saya mbah," kata Satimah, sambil mengusap air matanya.

Baca: Anggota Geng Motor Bunuh Anak Polisi & Perkosa Pacarnya

V, kesehariannya tinggal bersama Satimah. Sedangkan Wasnadi, 47, ayahnya, setiap hari harus melaut untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Bahkan, Sukaesih, 41, ibunda V, juga bekerja di Malaysia untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga asal Kelurahan Kesenden ini.

"Cucu saya biasa bantu-bantu jualan di sini," kata Satimah, sambil menunjuk toko kelontongnya yang tutup sementara.

V merupakan korban pembunuhan dan pemerkosaan sebelas geng motor di Cirebon Jawa Barat. Sebelum meninggal, kedua korban ini sempat dipukul menggunakan kayu saat dikejar kawanan tersebut dan berakhir dengan pengeroyokan dan pembunuhan. Yang lebih tragis lagi, V, juga menjadi korban perkosaan secara bergilir oleh para pelaku.


(UWA)