Kirab Api PON Sejauh 1005 Km Dilepas Menko Puan

Antara    •    Senin, 05 Sep 2016 14:46 WIB
pon 2016
Kirab Api PON Sejauh 1005 Km Dilepas Menko Puan
Pasukan pembawa obor saat kirab Api PON yang diambil dari sumber api alam di Indramayu, Jawa Barat, Senin (5/9). (Ant/Dedhez Anggara)

Metrotvnews.com, Indramayu: Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, melepas Api PON (Pekan Olahraga Nasional) ke-19 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-15 di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin 5, September.

Menko PMK menerima Api PON dan Peparnas dari Ambina (atlet tenis meja dengan kebutuhan khusus) dan Zukaria (atlet tinju) untuk diserahkan ke Suprianto (mantan atlet peserta Sea Games) dan Darma (atlet legendaris cabang angkat besi dari Indramayu) untuk dikirab ke 16 kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

“Kirab Api PON ini menempuh jarak 1005,6 kilometer. Ini jarak tempuh paling panjang kirab Api PON sepanjang pelaksanaan PON,” jelas Puan, dikutip Antara.

Puan berharap Jabar, selaku tuan rumah PON dan Peparnas bisa menjadi contoh bagi daerah lain ke depan dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga. “Sukses sebagai penyelenggara, sukses prestasi, sukses secara ekonomi dan juga sukses administrasi keuangan,” katanya.


Menko PMK Puan Maharani (tengah) bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (dua kiri) didampingi Netty Heryawan (kiri), Bupati Indramayu (tiga kanan) dan ketua KONI Pusat Tono Suratman (dua kanan) menyerahkan api PON dari kepada pasukan pembawa api di Pendopo Indramayu, Jawa Barat, Senin (5/9). (Ant/Dhedez Anggara)

Puan berharap para atlet tidak boleh hanya berpuas diri dengan menjadi juara nasional saja. Ia mengatakan, tahun 2018 Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games sehingga atlet peserta PON ke-19 harus mampu unjuk prestasi pada ajang tersebut.

“Kita harus buktikan mental kita dulu di Asian Games sebelum kita masuk ke ajang Olimpiade 2020 nanti,” katanya.

Api PON dan Peparnas dinyalakan di Kecamatan Majakerta, Balongan, Indramayu. Tempat tersebut dipilih karena merupakan tempat ditemukannya nyala api pertama dari panas bumi di Balongan oleh masyarakat, yang kemudian menjadi sumber gas bumi. PON dan Peparnas Jabar diselenggarakan pada 17-29 September 2016.

Dalam kesempatan tersebut Puan Maharani didampingi oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Ketua Umum KONI, Tono Suratman. Kirab Api PON Peparnas dimulai di Indramayu dan akan berakhir di Kota Bandung. 

Usai menjadi Pembina Upacara Pengambilan Api PON dan Peparnas di Lapangan Pandopo Kabupaten Indramayu, Puan, meninjau kesiapan Indramayu menyelenggarakan kedua ajang olehraga tersebut.

"Sarana dan prasarana untuk PON ke-19 ini, menurut Pak Gubernur Ahmad Heryawan, insya Allah sudah selesai dan siap semua.

Sementara Ahmad Heryawan mengatakan provinsi tersebut pernah menjadi juara umum PON sebanyak dua kali, yakni saat PON ke-2 di DKI Jakarta dan PON ke-5 di Kota Bandung. “Kita harapkan kali ini kita bisa meraih sukses lagi,” katanya.

Saat menjadi tuan rumah kali ini, pihaknya mencanangkan empat sukses, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi dan sukses administrasi keuangan. 


(SAN)