Ratusan Perlintasan Kereta di Daop II Bandung Berstatus Ilegal

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 19 Dec 2017 18:32 WIB
kereta api
Ratusan Perlintasan Kereta di Daop II Bandung Berstatus Ilegal
Stasiun Kereta Bandung, Medcom,id - Jaenal Mutakin

Bandung: Ratusan perlintasan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) II Bandung, Jawa Barat, berstatus ilegal atau liar. Sementara jumlah perlintasan kereta resmi hanya 98 unit.

Daop II Bandung menaungi sejumlah stasiun di wilayah Jawa Barat yaitu Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Purwakarta. Kereta yang melintasi Daop II Bandung berasal dari timur (Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta) dan barat (Jakarta).

Manager Humas PT KAI Daop Dua Bandung Joni Martinus mengatakan perlintasan ilegal berlokasi di sekitar pemukiman. Tak ada palang maupun penjagaan di sekitar perlintasan ilegal.

"Kalau pun ada palang pintu, itu buatan dari masyarakat," kata Joni di kantor PT KAI Daop II di Jalan Stasiun Barat, Kota Bandung, Selasa, 19 Desember 2017.

Menurut Joni, penertiban perlu dilakukan untuk perlintasan ilegal. Namun ia meminta pemerintah pusat maupun daerah terlibat dalam penertiban. 

Joni menegaskan perlintasan liar itu membahayakan. Pengendara bisa saja menerobos, di saat bersamaan, kereta api melintas.

"Apabila ada sarana dan prasarana seperti jembatan layang, pengendara tentu tidak akan menggunakan perlintasan tersebut," paparnya.


(RRN)