Forum Honorer Belum Dapat Kelanjutan Rencana Pengangkatan PNS

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 09 Feb 2018 15:44 WIB
pendidikanguru
Forum Honorer Belum Dapat Kelanjutan Rencana Pengangkatan PNS
Ilustrasi. Seorang guru sedang mengajar. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Cirebon: Forum Honorer, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (FHPTK) Kabupaten Cirebon, mengaku belum mendapatkan kelanjutan rencana pengangkatan guru honorer menjadi PNS. Ketua FHPT, Soleh Abdul Ghofur menuturkan, ia baru mendapatkan informasi awal dari pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla di media massa.

“Saya baru mengetahuinya dari media massa, terkait pernyataan Pak Wapres,” ujar Soleh di Cirebon, 9 Februari 2018.

Walaupun begitu, ia pernah mendapatkan informasi dari Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, yang akan memprioritaskan guru honorer, dalam pengangkatan CPNS tahun ini. Bupati yang bakal kembali maju dalam Pilbup 2018 itu, berjanji akan mengeluarkan SK pengangkatan untuk para guru honorer dalam waktu dekat.

“Infonya sih bulan-bulan ini, akan turun SK Bupati Cirebon,” kata guru yang sudah menjadi honorer 11 tahun ini.

Untuk menindaklanjuti pernyataan Wapres, FHPTK akan melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Cirebon dan Pemkab Cirebon. FHPTK akan mengusulkan adanya persyaratan khusus untuk perekrutan CPNS guru di Kabupaten Cirebon.  Audiensi akan dilaksanakan pada bulan ini.

“Kami akan mengusulkan, agar guru honorer lebih diprioritaskan untuk jadi PNS,” kata Soleh.

Soleh mengatakan, organisasinya tersebut menaungi guru, operator, pustakawan dan penjaga sekolah honorer, yang bertugas di  Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Kabupaten Cirebon. Data terakhir menyebutkan, ada ribuan tenaga honorer yang bergabung di organisasi tersebut.

“Terakhir ada sekitar 4.229 tenaga honorer yang bergabung di kami,” ujar Soleh.

Ia juga berharap, pemerintah bisa merealisasikan rencana tersebut dengan memprioritaskan guru honorer dengan masa bakti paling lama. 

“Bahkan banyak yang sudah punya cucu, tapi masih jadi honorer,” kata Soleh.


(LDS)