Longsor di Tasikmalaya Tutup Jalan dan Rusak Puluhan Rumah

Antara    •    Rabu, 15 Nov 2017 10:51 WIB
banjirlongsor
Longsor di Tasikmalaya Tutup Jalan dan Rusak Puluhan Rumah
ilustrasi Metrotvnews.com

Tasikmalaya: Hujan deras sejak yang terjadi sejak siang hingga pagi telah menyebabkan beberapa jalan desa tertimbun material tanah longsor. Bahkan 10 rumah mengalami kerusakan dan puluhan lainnya terancam material longsor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriana mengatakan, jalan sepanjang 20 meter tertimbun material tanah longsor berada di Desa Dangdeur, Kecamatan Parungponteng dan 50 meter di Kampung Gunung Anteun, Desa Cukangkawung, Kecamayan Sodonghilir. Sementara longsor juga telah merusak 10 rumah berada di Kecamatan Puspahiang dan Kecamatan Taraju.

Beruntung dalam kejadian tak ada korban jiwa, tetapi petugas gabungan dari TNI, Polisi, BPBD dan masyarakat bersama-sama membersihkan lumpur dan mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.

"Material tanah longsor berada di atas tebing telah merusak rumah berada di dua kecamatan yakni Puspahiang dan Taraju hingga mereka telah direlokasi ke lokasi yang lebih aman berada di dalam masjid sampai ke rumah saudaranya. Karena kondisinya rusak tertimbun tanah, tetapi dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan yang jelas petugas telah melakukan pembersihan dilokasi kejadian," katanya, Rabu 15 November 2017.

Phaknya juga sudah membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak longsor. "Bagi mereka yang terkena dampak kerusakan rumah dengan mengirimkan air bersih, makanan siap saji dan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut Dadi Zakaria mengatakan, hujan deras yang terjadi telah menyebabkan beberapa lokasi tertimbun material tanah longsor.

Longsor berada di Kampung Rahong, Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi dengan ketebalan tanah 2 meter panjang 15 meter berada di Jalan Provinsi Jabar hingga tidak bisa dilalui kendaraan. 

"Intensitas hujan yang cukup deras sejak sore hingga malam banyak menyebabkan tanah longsor berada di Kecamatan Cilawu hingga mengancam rumah penduduk, tetapi semua penghuni langsung dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Material tanah longsor yang telah menutup badan jalan juga sedang dibersihkan," paparnya.



(ALB)