Menpora Dorong Kader NU Cetak Atlet Berprestasi

Gervin Nathaniel Purba    •    Senin, 24 Dec 2018 09:51 WIB
berita kemenpora
Menpora Dorong Kader NU Cetak Atlet Berprestasi
Menpora Imam Nahrawi (tengah) saat menghadiri Kongres IPNU dan IPPNU. (Foto: Dok. Kemenpora)

Cirebon: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menggaungkan semangat olahraga kepada pemuda Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU). Ia menegaskan olahraga dan pemuda saling berkaitan satu sama lain. 

"Olahraga merupakan ruang bersua bagi Indonesia di mata dunia, dan pemuda adalah aset bangsa," ujar Imam, saat menghadiri Kongres XIX IPNU dan Kongres XVIII IPPNU, di Ponpes KHAS Kempek, Cirebon, Senin, 24 Desember 2018.

Imam mengatakan capaian 31 Emas pada Asian Games 2018 adalah kesuksesan bersama yang layak dijadikan motivasi bagi para pemuda NU dalam meningkatkan prestasi di bidang olahraga. 

“Asian Games 2018 adalah keberhasilan kita bersama, hasil dari perjuangan para atlet, dan hasil dari doa kita semua,” ujarnya.

Selain menggaungkan semangat olahraga, Menpora juga mengusulkan adanya kegiatan Pekan Olahra IPNU dan IPPNU pada Muktamar NU yang akan datang. Adanya kegiatan tersebut untuk mencetak kader NU menjadi atlet-atlet yang berprestasi.

“Saya berharap akan hadir atlet-atlet dari kader IPNU dan IPPNU dengan latar belakang seorang santri, yang berprestasi di bidang olahraga dan berjuang untuk Indonesia,” kata Imam.

Ia juga menyampaikan rasa bangga akan terlaksananya Kongres IPNU dan IPPNU kali ini, dan berharap agar kader-kader NU dapat menjadi pemimpin bangsa. Imam berharap salah satu dari kader ini bisa menjadi pemimpin bangsa.

"Selamat dan sukses Kongres IPNU dan IPPNU,” ucap Imam.

Dalam kesempatan tersebut, Menpora juga mengajak ribuan kader IPNU dan IPPNU untuk berdoa bersama atas musibah tsunami yang terjadi di Pandeglang, Banten, pada Sabtu, 22 Desember 2018. Pejabat Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP-ITKON) Kemenpora turut menjadi korban.



(ROS)