133 ATM di Wilayah III Cirebon Belum Beroperasi

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 29 Aug 2017 14:55 WIB
gangguan atm
133 ATM di Wilayah III Cirebon Belum Beroperasi
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Cirebon: Sebanyak 133 Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di Wilayah III Cirebon (Kota Cirebon, Kab.Cirebon, Majalengka, Indramayu dan Kuningan), masih terdampak akibat adanya kerusakan satelit milik Telkom. Sejumlah ATM tersebut belum bisa dioperasikan secara baik.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Cirebon, Abdul Majid Ikram mengatakan,  dari seluruh jumlah ATM tersebut, ATM milik Bank Central Asia (BCA) yang paling banyak terdampak. Menurutnya, ada sekitar 92 ATM milik BCA yang masih belum bisa dioperasikan dengan baik.

“Dari 153 ATM yang dimiliki oleh BCA, 92 diantaranya masih terdampak,” kata Majid di Cirebon, Selasa 29 Agustus 2017.

Selain milik BCA, sejumlah ATM milik bank lainnya juga ikut merasakan imbas kerusakan satelit milik Telkom tersebut. Majid menuturkan, ada 27 ATM Bank Mandiri, 13 ATM BNI dan 1 ATM BRI yang masih terdampak.  

Untuk memudahkan transaksi yang dilakukan oleh masyarakat, sejumlah bank memaksimalkan ATM yang masih berfungsi secara normal. Majid mengatakan, bank akan langsung mengisi ATM yang masih berfungsi, jika uangnya sudah mulai menipis.

“ATM yang masih berfungsi terus dipantau, kalau mau habis, langsung diisi ulang,” kata Majid.

Selain itu, bank juga memperpanjang waktu penarikan tunai secara langsung di bank. Jika biasanya penarikan tunai hanya berlaku hingga pukul 13.00, maka sejumlah bank melakukan perpanjangan waktu, agar bisa memberikan kesempatan masyarakat melakukan tarik tunai secara manual.

“Bank BCA menerapkan hal tersebut. Waktu penarikan tunainya diperpanjang,” ujar Majid.

Informasi yang diterima oleh Bank Indonesia, kerusakan yang saat ini dialami oleh Satelit milik Telkom, diperkirakan akan selesai diperbaiki pada awal September nanti. Namun Majid juga menegaskan, hingga saat ini dampak kerusakan satelit tersebut belum begitu berdampak besar.

“Karena sejumlah ATM sudah bekerjasama dengan ATM bersama,” ujar Majid.


(ALB)