Sampah Menumpuk di Sungai Cikapundung Bandung

Roni Kurniawan    •    Rabu, 09 Aug 2017 12:40 WIB
sampah
Sampah Menumpuk di Sungai Cikapundung Bandung
Aneka sampah tersangkut di bebatuan Sungai Cikapundung, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Bandung, Jabar. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Sungai Cikapundung yang melintasi Kota Bandung, Jawa Barat belum lama direstorasi, menjadi kawasan bernama Teras Cikapundung. Namun, baru satu tahun delapan bulan diresmikan, masih saja ada sampah di aliran sungai tersebut.

Baca: Teras Cikapundung Resmi Dibuka

Penyusuran Metrotvnews.com, mulai dari Teras Cikapundung hingga permukiman warga di RT 01 RW 01, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, tumpukan sampah menjadi pemandangan sungai itu.

Botol bekas minuman serta tempat makanan dari styrofoam tersangkut di antara bebatuan besar sungai. Sekadar informasi, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pernah melarang penggunaan styrofoam untuk kemasan makanan dan minuman.

Warga Cipaganti, Jhoni, 44, mengatakan, tumpukan sampah itu sudah ada sejak sepekan terakhir. Dia menduga sampah anorganik tersebut terbawa dari Teras Cikapundung, yang jaraknya sekira satu kilometer dari permukiman.

"Biasanya kalau hujan kebawa palit (hanyut), tapi kalau musim halodo (kemarau) gini mah banyak yang nyangkut dan numpuk. Itu sampah dari Teras Cikapundung," kata Jhoni saat ditemui di RT 01 RW 01, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Rabu 9 Agustus 2017. 

Jhoni mengatakan, warga setempat tidak pernah membuang sampah ke sungai. Sebab di kawasan tersebut telah terdapat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) untuk warga yang berada di area Sasana Budaya Ganesa (Sabuga).

"Kalau warga mah buang sampahnya ke TPS di sana (Sabuga). Jadi kalau sampah ini mah buangan dari Teras Cikapundung," pungkasnya.




(SAN)