Pengedar Sabu di Cirebon Dibekuk, Pemesannya dari Lapas Tanggerang

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 01 Jun 2017 13:18 WIB
narkoba
Pengedar Sabu di Cirebon Dibekuk, Pemesannya dari Lapas Tanggerang
Kapolresta Cirebon menujukkan barang bukti hasil penangkapan DPO kasus narkoba. (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Dua orang pengirim 4,2 ons sabu-sabu dan 3.000 pil happy five akhirnya ditangkap jajaran Polresta Cirebon, Jawa Barat. Dua orang berinisial AN dan As, ditangkap di salah satu kos-kosan di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

"Keduanya merupakan DPO kasus pengiriman sabu dan happy five Februari lalu,” kata Kapolresta Cirebon Adi Vivid Bachtiar di Mapolresta Cirebon, Kamis, 1 Juni 2017.

Para tersangka mendapatkan narkoba dari Kalimantan Barat. Narkoba itu dikirimkan kembali ke Jakarta melalui perusahaan jasa kurir.

Saat penggrebekan pada Rabu, 31 Mei 2017, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, 1.000 butir tramadol, timbangan digital dan alat hisap narkotika. Kepolisian masih menelusuri pelaku yang mengendalikan bisnis haram ini.

Baca: Polisi Gagalkan Pengiriman Paket Narkoba dengan Jasa Ekspedisi

Dari penyelidikan awal, diketahui pemesan narkoba ini merupakan tahanan. “Saat ini posisinya menjadi salah satu tahanan di Lapas Tanggerang,” kata Adi.

Sementara itu, AN mengaku sudah lima kali menerima kiriman sabu dari Kalbar. Dalam setiap pengirimannya, ia menerima sabu seberat lima ons. Ia mengaku tidak mengetahui harga jual secara keseluruhan barang haram tersebut. Namun jika diecer, salam setiap gramnya dijual sebesar Rp1 juta.

“Kalau masalah harga, bos semua yang paham. Ide pengiriman dengan jasa ekspedisi juga ide bos,” kata AN.


(SAN)