Kebakaran di Gunung Ciremai

Helikopter Water Bombing Disiagakan

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 12 Oct 2018 23:52 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Helikopter <i>Water Bombing</i> Disiagakan
Ilustrasi kebakaran hutan, Medcom.id - M Rizal

Cirebon: Helikopter water bombing jenis Mi-8 milik Badan Nasional Penanngulangan Bencana (BNPB) bakal disiagakan di Bandara Penggung Cirebon, Jawa Barat. Helikopter tersebut dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, Agus Mauludin mengatakan, kebakaran masih terjadi di Gunung Ciremai. Lahan seluas lebih 1.000 hektare hangus sejak kebakaran terjadi pada 30 September 2018. 

“Untuk yang terbakar, sudah mencapai sekitar 1.200 hektare,” ujar Agus saat dihubungi Medcom.id, Jumat 10 Oktober 2018.

Untuk saat ini, sebanyak 90 petugas dari sejumlah unsur, masih terus melakukan upaya untuk memadamkan api yang masih terus menjalar diwilayah TNGC. Jika pemadaman yang dilakukan secara manual oleh petugas tidak berhasil, BNPB akan menurunkan helikopter jenis Mi-8 di Bandara Penggung Cirebon.

“Kalau tidak bisa tertangani dengan manual, kemungkinan dengan bantuan helikopter milik BNPB,” ujar Agus.

Agus menuturkan, pihaknya akan terus melakukan upaya pemadaman pada titik api yang masih menyala. Selain itu, petugas juga akan melakukan penyisiran kesejumlah titik yang masih meninggalkan sisa bara api, agar tidak kembali menjadi penyebab kebakaran.


(RRN)