Mendag Minta Pedagang Patuhi HET

Bayu Anggoro    •    Sabtu, 05 May 2018 12:21 WIB
pangan
Mendag Minta Pedagang Patuhi HET
Ilustrasi. (ANT/Novrian Arbi)

Bandung: Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta semua pedagang beras medium untuk mematuhi aturan harga jual ke masyarkat. Harga eceran tertinggi (HET) untuk beras medium, ditetapkan sebesar Rp12.800/kg.

"Seluruh pedagang beras di pasar tradisional wajib menjual dan menyediakan beras medium sesuai HET. (Paling murah) Rp9.450, syukur-syukur bisa lebih murah. Paling mahal Rp12.800," katanya saat meninjau harga di Pasar Andir, Kota Bandung,  Jawa Barat, Sabtu 5 Mei 2018.

Enggartiasto menjelaskan, pemerintah bersama pihak terkait akan berupaya menjaga stabilitas beras. Selain langkah persuasif ke pedagang, pihaknya akan menggelar operasi pasar jika terjadi lonjakan harga. Harga yang ditawarkan pun jauh lebih murah.

"Ketersediaan bahan pokok jadi hal utama, dan harga pasti akan kita turunkan. Kalau tak ada setok, pemerintah melalui BULOG siap," ujarnya.

Dia mengingatkan, Tim Satgas Pangan setiap daerah akan menindak tegas setiap pelaku yang bermain harga. Dalam tinjauan yang dilakukan bersama Tim Satuan Tugas Pangan Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari kepolisian, dinas perdagangan, ketahanan pangan, dan BULOG daerah. Mendag mengakui, daging beku impor kurang laku. Selain itu, pedagang pun tidak berminat menjual karena laba yang sedikit.

Sebab itu, Enggartiasto meminta Bulog untuk merevisi harga jual daging beku impor yang saat ini Rp80 ribu per kg.

"Daging beku pada dasarnya lebih sehat, karena daging beku bakterinya sudah mati. Ini yang harus diedukasi ke masyarakat," ucapnya.
 


(LDS)