Naik Trans Metro Bayar Rp500 Harus Pakai Uang Elektronik

Roni Kurniawan    •    Jumat, 28 Sep 2018 12:47 WIB
transaksi non tunai
Naik Trans Metro Bayar Rp500 Harus Pakai Uang Elektronik
Bus TMB koridor Cicaheum-Sarijadi saat berhenti di halte kawasan Cikapayang, Kota Bandung, Jumat 27 September 2018, Medcom.id - Roni Kurniawan

Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, memperingati hari jadi ke-208 pada 25 September 2018 lalu. Untuk menyemarakkan peringatan, Pemkot Bandung meluncurkan program naik Trans Metro Bandung (TMB) cukup membayar Rp500.

Program tersebut diresmikan Wali Kota Bandung Oded M Danial pada Jumat, 28 September 2018, di Taman Cikapayang. Program itu sebagai promosi dan edukasi mengajak masyarakat menggunakan transportasi umum.

"Ini dalam rangka HUT ke-208 Kota Bandung sekaligus juga sosialisasi untuk masyarakat yang biasa menggunakan kendaraan pribadi untuk berlaih ke umum," ujar Oded.

Untuk bisa dapat promosi bayar Rp500, masyarakat harus terlebih dahulu memiliki uang elektronik yang terdapat dalam kartu. Pasalnya promosi tersebut hanya berlaku bagi calon penumpang yang memiliki smart card atau e-money.

"Jadi ini harus pakai e-money, karena nanti di tap di dalam bus pas masuk. Jadi masyarakat harus punya dulu kartu e-money tidak bisa bayar cash untuk program ini," sambung Oded.

Kartu tersebut pun dimiliki oleh masyarakat melalui beberapa bank yang telah kerjasama dengan Bandung Smart Card yakni BRI dan BNI. 

"Ini juga untuk mendorong gerakan nontunai agar masyarakat terbiasa menggunakan e-money," lanjut Oded.

Program naik TMB bayar Rp500 tersebut berlangsung hingga 16 Oktober 2018 mendatang atau hingga acara puncak penutupan HJKB ke-208. Usai program selesai, tarif TMB untuk pemilik e-money kembali normal yakni Rp6 ribu.

"Silakan naik transportasi umum, manfaatkan program ini," ajak Oded.

Sebanyak tiga koridor yang mendapat program tersebut yakni trayek Cicaheum-Cibiru, Cicaheum-Cibeureum dan Cicaheum-Sarijadi.



(RRN)