Modus Penipu agar Lolos Survei Leasing

Farhan Dwitama    •    Rabu, 26 Sep 2018 17:53 WIB
penipuan
Modus Penipu agar Lolos Survei <i>Leasing</i>
NP, 28 pelaku tindak pidana Fidusia, Rabu 26 September 2018. Medcom.id/Farhan Dwitama

Tangerang: Nadia Pradina, 28, ratu penipuan fidusia asal Tangerang, Banten, ditangkap karena menggelapkan setidaknya sebelas kendaraan dari tujuh perusahaan pembiayaan. Diperkirakan ketujuh perusahaan tersebut dirugikan Rp2 miliar.

Jumlah perusahaan pembiayaan (leasing) yang menjadi mangsa Nadia dan suaminya diprediksi bisa bertambah. Sebab, keduanya sudah beroperasi beberapa tahun belakangan. Nadia telah diburu selama setahun ini.

Bebeberapa cara dilakukan Nadia dan Suami untuk mengakali survei leasing. Modus yang dipakainya ini sukses mengelabui tim yang diturunkan perusahaan pembiayaan.

Di antarnya memalsukan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK) Kartu Tanda Penduduk (KTP), SIUP dan rekening koran.

Firdaus, perwakilan Andalan Finance,  menyebut Nadia dan suami datang untuk kredit Mitsubishi Pajero Sport Dakar. Pihaknya sama sekali tak menaruh curiga

"Pertama kami tak curiga, samua dokumen dilengkapi, kami juga survei ke tempat usaha dan tempat tinggal pelaku," katanya di Mapolres Tangerang Selatan, Rabu, 26 September 2018.

Baca: Ratu Penipuan Fidusia Tangerang Incar Kredit Mobil Mewah

Kredit kendaraan Pajero Sport Dakar diajukan sebesar Rp10 juta per bulan dengan uang muka Rp120 juta. Perusahaannya sempat ragu karena cicilan yang diajukan besar.

"Dia (pelaku) hanya usaha agen air minuman kemasan kecil. Apa dia sanggup," ucap Firdaus.

Pelaku tak menyerah, dia juga berusaha meyakinkan perusahaan pembiayaan itu dengan memperlihatkan rekening koran palsu yang sudah dimanipulasi. Nadia dan Suami menunjukkan tempat tinggal orang tua dan mertuanya.

"Kami akhirnya meloloskan pengajuan pelaku," ucap dia.

Setelah mobil pengajuan kredit yang diinginkan keluar, pelaku kemudian menjual putus mobil tersebut kepada orang yang tidak dia kenal.

"Pelaku menjual putus, dengan orang tidak dikenal di media sosial, dan ketemu di jalan. Dengan harga sangat murah," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander.

Baca: Ratu Penipuan Fidusia Tangerang Dibekuk
 


(SUR)