Polresta Cirebon Libatkan Alumni Suriah untuk Deradikalisasi

Ahmad Rofahan    •    Senin, 10 Jul 2017 14:10 WIB
radikalisme
Polresta Cirebon Libatkan Alumni Suriah untuk Deradikalisasi
Pegawai melintas di Polresta Cirebon, Jabar. (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Polresta Cirebon, Jawa Barat menggandeng warga yang telah kembali dari Suriah. Mereka dilibatkan untuk proses deradikaliasasi serta menceritakan kondisi terkini di negara yang tengah berkonflik tersebut. 

Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Bachtiar mengatakan, alumni Suriah tersebut memberikan pemahaman agar tidak timbul kasus seperti di Suriah.

“Dia menjelaskan, bahwa kondisi Suriah sangat tidak kondusif. Oleh karena itu, kita harus mencegahnya bersama-sama,” kata Adi saat peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di Cirebon, Senin, 10 Juli 2017.

Baca: Wapres Berharap Alumni Suriah Bisa Memasyarakat

Adi berpendapat, mereka paham tentang kondisi di Suriah. Hal itu bisa digunakan untuk menangkal informasi-informasi tidak benar yang berkembang di Indonesia. 

“Alumnus Suriah itu menjelaskan kepada masyarakat, betapa bahayanya jika ISIS menguasai Indonesia,” kata Adi.

Hanya saja, Adi tidak membeberkan siapa saja alumnus Suriah yang dimaksudnya. Yang jelas, pihaknya gencar melakukan deradikalisasi di wilayah hukumnya. Termasuk mengawasi mantan napi terorisme.

Menurutnya, ada dua mantan teroris yang baru saja bebas dari masa tahanan. “Keduanya dalam pengawasan kita,” kata Adi.

Baca: Pemda Diminta Memastikan 'Alumni' Suriah tak Kembali Terpengaruh Radikalisme

Adi juga meminta masyarakat melaporkan kelompok masyarakat yang meresahkan. Baik itu berkaitan dengan masalah keyakinan atau yang lainnya. Ia mencontohkan, jika ada kelompok yang mudah mengkafirkan, menyalahkan orang lain dan menganggap kelompoknya paling benar, laporkan saja kepada pihak kepolisian.

“Kalau ada kelompok yang seperti itu, laporkan ke kami,” ujar Adi.


(SAN)