Modus Penyelendup Beralih Kejalur Laut

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 14 Jul 2017 15:32 WIB
sabupenyelundupan narkotika
Modus Penyelendup Beralih Kejalur Laut
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan usai melantik Pengurus Perbakin Kabupaten Cirebon, di Cirebon, Jumat 14 Juli 2017.--MTVN/Rofahan--

Metrotvnews.com, Cirebon: Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengendus modus penyelundupan jaringan narkoba Internasional melalui jalur laut secara berpindah-pindah. Iriawan menyontohkan, kasus penyelundupan 1 ton sabu di Serang melalui laut bukan yang pertama. 

"Sebelumnya lewat Marunda, Dadap, Ujung Genteng, Pantai Mutiara, dan sekarang Anyer. Mereka lakukan secara berpindah-pindah," kata Iriawan usai melantik Pengurus Perbakin Kabupaten Cirebon, di Cirebon, Jumat 14 Juli 2017.

Panjangnya pantai Indonesia menjadi titik lemah yang dimanfaatkan oleh para gembong Narkoba untuk menyelundupkan Narkoba ke Indonesia. Dengan diungkapnya penyelundupan 1 ton sabu, pihak kepolisian akan meningkatkan keamanan di wilayah laut.

"Polair dengan TNI AL akan meningkatkan pengawasan. Terutama dengan meningkatkan Patroli," kata Iriawan.

Baca: Buron Penyelundup 1 Ton Sabu Ditangkap di Cilegon

Pasca tertangkapnya penyelundupan sabu asal Taiwan ini, pihak kepolisian terus meningkatkan kewaspadaan. Tak menutup kemungkinan ada jaringan Narkoba lainnya yang akan melakukan penyelundupan dengan motif yang sama.

“Mungkin juga masih ada jaringan narkoba internasional lainnya yang akan melakukan hal serupa,” katanya.

Sebelumnya diinformasikan, Penyelundupan 1 ton sabu digagalkan aparat gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres Depok. Penggerebekan dilakukan di Dermaga eks Hotel Mandalika, Jalan Anyer Raya, Serang, Banten, Kamis 13 Juli 2017 dini hari.

Penyergapan bermula dari informasi kepolisian Taiwan yang menyebut bakal ada pengiriman narkoba jenis sabu dari Tiongkok ke Indonesia. Tim lalu menyelidikinya selama dua bulan terakhir.



(ALB)