Mahasiswa Papua Cium Tanah Bandung

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 20 Mar 2017 15:48 WIB
freeport
Mahasiswa Papua Cium Tanah Bandung
Aksi cium tanah oleh Aliansi Mahasiswa Papu di depan Gedung Merdeka Bandung, Jabar, Senin, 20 Maret 2017. (Metrotvnews.com/Octavianus)

Metrotvnews.com, Bandung: Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua berunjuk rasa di depan Gedung Merdeka, Kota Bandung, Senin, 20 Maret 2017. Mereka menyuarakan kebebasan berdemokrasi dan penyelesaian masalah Freeport di Bumi Cenderawasih.

"Kami meminta PT Freeport, milik Amerika, yang berada di Papua ditutup. Selain itu, audit kekayaan PT Freeport dan berikan pesangon kepada buruh yang bekerja di sana," ungkap koordinator aksi Buli Ju, kepada wartawan di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Jawa Barat. 

Buli menerangkan, pihaknya juga meminta keterbukaan demokrasi di Papua yang dirasakan tertutup.

"Kami meminta ruang demokrasi di Papua," tegasnya.

Aksi diwarnai adegan cium tanah. Menurut Buli merupakan luapan permintaan maaf mereka terhadap penjajahan yang masih terjadi di Papua.

"Aksi cium tanah sebagai rasa mohon maaf bahwa Indonesia sudah pernah dijajah selama 350 tahun oleh Belanda. Sekarang kita mengalami lagi penjajahan oleh bangsa sendiri," katanya.

Buli menerangkan aksi hari ini juga dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia sebagai aksi solidaritas untuk Papua.

Aksi unjuk rasa tersebut, cukup menyita perhatian masyarakat di sekitaran Jalan Asia Afrika hingga menyebabkan kemacetan.


(SAN)