12 Ribu Ha Lahan Pertanian di Karawang Rawan Terendam Banjir

Media Indonesia    •    Sabtu, 01 Oct 2016 11:42 WIB
banjir
12 Ribu Ha Lahan Pertanian di Karawang Rawan Terendam Banjir
Kondisi persawahan di sekitar Karawang, yang masih tergenang banjir akibat meluapnya Sungai Citarum, Kamis (25/3/2010). Foto: Antara/Saptono

Metrotvnews.com, Karawang: Sebanyak 12 ribu hektare lahan pertanian di Kabupaten Karawang rawan terendam banjir. Penyebabnya, lahan itu terletak tak jauh dari aliran sungai besar.

Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) Karawang, Jawa Barat, menyebutkan ada sembilan daerah yang rawan banjir, yakni di Kecamatan Pakisjaya, Cibuaya, Cilamaya Kulon, Telukjambe Timur, Cilebar, Rengasdengklok, Cilamaya Wetan, Telukjambe Barat, dan Jatisari.

"Kita sudah meminta BPBD dan Binamarga untuk mengantisipasi banjir di sembilan kecamatan itu," kata Kepala Distanhutbunak Kadarisman, Sabtu (1/10/2016).

Untuk mengatisipasi kegagalan tanam atau panen akibat bencana, sebanyak 33 ribu hektare lahan pertanian telah mengikuti Program Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP). 
"Target awal 15 ribu hektare yang mengikuti AUTP, tapi peminatnya justru lebih banyak," kata dia.

Ia berharap AUTP dapat mengganti rugi hingga 75 persen kegagalan pertanian petani akibat dari bencana alam. "Mereka nantinya akan mendapatkakn biaya ganti sekitar Rp6 juta per hektare lahan yang terdampak bencana alam," ujar Kadarisman. (Cikwan Suwandi)

 


(UWA)