Banjir Kota Bandung, Emil Salahkan Daerah Sekitar

Roni Kurniawan    •    Selasa, 01 Nov 2016 15:03 WIB
bencana banjir
Banjir Kota Bandung, Emil Salahkan Daerah Sekitar
Banjir di Pasteur Kota Bandung beberapa waktu lalu. Foto: Antara/Agus Bebeng

Metrotvnews.com, Bandung: Sepekan terakhir, dua banjir melanda Kota bandung. Terparah terjadi di kawasan Pasteur, Pagarsih, dan Gedebage. Sejumlah upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Bandung seperti memperlebar gorong-gorong di kawasan Pagarsih, tapi tetap saja air Sungai Citepus masih meluap.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) mengaku tengah berupaya membereskan persoalan ini. 

"Baru tiga tahun saya bekerja. Pagarsih dikasih solusi belum memadai, Pasteur diperbanyak gorong-gorong tapi masih belum memadai. Mengontrol banjir dari Lembang enggak bisa. Jadi, urusan banjir tidak hanya urusan Kota Bandung karena sumber air dari sungainya bukan datang dari wilayah saya (Kota Bandung)," kata Emil di SMPN 1 Bandung, Jalan Kesatriaan, Senin (1/11/2016).

Emil mengatakan berbagai inovasi telah dilakukan seperti membuat tol di sejumlah titik rawan banjir. Namun, dia merasa percuma jika tak ada kesamaan visi dari daerah sekitar Kota Bandung, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.

"Sehebat-hebatnya gorong-gorong di Bandung kalau di atasnya (Lembang, Kabupaten Bandung) tidak bisa dikontrol, si wadah tetap luber. Tidak ada yang mengatakan tidak ada potensi banjir. Tidak mungkin menantang Tuhan," tuturnya.

Emil menyamakan Kota Bandung dengan Paris, Perancis, yang pernah dilanda banjir. Diakui Emil, Paris yang merupakan kota modern dengan segala kecanggihan teknologinya, masih kesulitan mengadang banjir.

"Apa gara-gara dia (Paris) kurang keren? Kan tidak juga. Berarti ada faktor alam sekian persen yang tidak bisa menjamin bahwa itu (banjir) selesai," kata dia.

 


(UWA)