Hujat Presiden dan Media, Warga Indramayu Dilaporkan Ke Polisi

Ahmad Rofahan    •    Senin, 07 Nov 2016 16:47 WIB
media sosial
Hujat Presiden dan Media, Warga Indramayu Dilaporkan Ke Polisi
Bukti unggahan bernada hujatan di Facebook. (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Indramayu: Jurnalis televisi nasional, Dedy Musashi, melaporkan akun Facebook atas nama Amalia Syafiani ke Polda Jawa Barat. Akun itu dinilai telah menghujat presiden dan salah satu televisi nasional.

Ditemani sejumlah jurnalis, awalnya Dedy melaporkan kasus tersebut ke Polres Indramayu. Namun, oleh polisi diarahkan untuk melaporkan ke Polda Jawa Barat.

Dedy mengatakan, pelaporan tersebut dikarenakan akun milik anak mantan pejabat di Indramayu itu, telah menebarkan kebencian melalui media sosial.

“Selain menghujat Metro TV, Amalia juga menghujat Presiden Jokowi. Dia menyebut 'Presiden Jokowi pengecut, sama dengan Metro TV',” kata Dedy di Indramayu, Senin (7/11/2016).

Banyaknya media sosial saat ini yang digunakan untuk menyebarkan kebencian cukup memprihatinkan. Kondisi tersebutlah yang akhirnya mendorong Dedy melaporkan akun Amalia Syafiani ke kepolisian.

“Agar menjadi pelajaran bagi pengguna media sosial, untuk lebih bijak lagi dalam memanfaatkannya,” kata Dedy.

Dalam laporannya, Dedy menyerahkan bukti tangkapan layar status yang diunggah Amalia Syafiani yang dianggap melakukan penghujatan dan penyebaran kebencian.

Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Riki Arinanda mengatakan sangat berterima kasih kepada media di Indramayu yang telah membantu pihak kepolisian menemukan pemilik akun yang dinilai dapat menyebarkan kebencian melalui media sosial.

Ia berjanji akan secepatnya melakukan koordinasi dengan Polda Jabar untuk menyelesaikan kasus ini.

“Polres Indramayu akan secepatnya melakukan koordinasi dengan jajaran di Direskrimsus Polda Jawa Barat, agar kasus penghujatan kepada kepala negara dan media ini dapat diselesaikan dengan tuntas,” kata Riki.


(SAN)