Styrofoam Dilarang di Bandung Mulai November

Roni Kurniawan    •    Kamis, 13 Oct 2016 12:40 WIB
sampah
<i>Styrofoam</i> Dilarang di Bandung Mulai November
Tangkapan layar pada akun Instagram @ridwankamil soal larangan styrofoam. (Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mulai 1 November 2016, Pemerintah Kota Bandung melarang penggunaan styrofoam untuk kemasan makanan. Larangan penggunaan kemasan yang terbuat dari polisterin dan gas itu disampaikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

"Per tanggal 1 November 2016, penggunaan styrofoam untuk kemasan makanan/minuman akan dilarang di Kota Bandung. Mohon menyesuaikan, terutama utk pecinta Seblak."

Begitu unggahan pemilik karib Emil melalui akun Instagram @ridwankamil, Kamis, 13 Oktober, beberapa saat lalu. 

Saat berita ini ditulis, unggahan Emil mendapat 2.703 komentar dan 4.805 penyuka. Ada komentar dukungan pun kritikan. 

"Kasih solusi alternatif lain selain styrofoam atuh pakk... soalnya kalo hanya dibungkus plastik kurang bagus kelihatannya," tulis akun @luxury_interior19.

"Tahhh ini baru namanya wali kota Bandung!!! Sy bangga sbg warga Bandung pny walikota yg teliti sampe ke akar2nya.. pko jempol bwt kang emil," timpal @rantie0022.

Ada pula akun yang menyarankan agar aturan ini berlaku merata. Tak hanya untuk kemasan seblak semata. Misal, kemasan mi instan seduh. "po*mi harus ganti kemasan berarti pak?" tanya @adinovic.

Namun, aneka komentar itu belum satu pun yang mendapat balasan Emil.


(SAN)