PDAM Diminta Cepat Perbaiki Kebocoran Pipa Utama Tangerang

Hendrik Simorangkir    •    Minggu, 16 Sep 2018 18:07 WIB
krisis air bersih
PDAM Diminta Cepat Perbaiki Kebocoran Pipa Utama Tangerang
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau lokasi bocornya pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) milik PDAM Tirta Benteng di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kebon Besar, Batuceper, Tangerang. Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Tangerang: Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau lokasi bocornya pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) milik PDAM Tirta Benteng di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kebon Besar, Batuceper, Tangerang. Dia meminta proses pembenahan dan perbaikan jaringan yang bocor dipercepat.

JDU PDAM Tirta Benteng bocor karena beban berat atau tonase kendaraan yang melalui jalur diatasnya melebihi kapasitas. Pipa JDU tersebut pecah dan membuat suplai air untuk masyarakat di Kecamatan Cipondoh dan Batuceper terganggu.

"Sudah sejak Kamis (13 September 2018) kejadiannya, tapi sampai sekarang belum selesai, jangan terlalu lama," ujar Arief kepada Direktur Utama PDAM Tirta Benteng Sumarya di lokasi, Minggu, 16 September 2018.

Bekas galian PDAM diharapkan bisa segera rapi karena memakan jalur kendaraan. Dirinya juga meminta PDAM Tirta Benteng mempersiapkan berbagai kemungkinan mengingat Pemkot tengah mendorong ketersediaan air bersih bagi masyarakat kota Tangerang.

"Siapin alatnya jadi kalau ada kebocoran bisa ditelusuri dengan cepat titik pastinya. Supaya enggak kerja dua kali dan lebih cepat penanganannya. Kalau kejadian begini kan jadi lama pengerjaannya," jelas Arief.

Arief mengimbau masyarakat yang terkena dampak bocornya jaringan air untuk menghubungi PDAM Tirta Benteng melalui nomor layanan 021-5587234/021-5579928.

Setiap harinya, pemerintah daerah menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak. PDAM Tirta Banteng menyediakan enam unit mobil ditambah beberapa mobil air dari dinas pertamanan.





 


(SUR)