Majalengka Dinilai Sudah Darurat Teroris

Antara, Ahmad Rofahan    •    Selasa, 19 Sep 2017 10:58 WIB
teroris
Majalengka Dinilai Sudah Darurat Teroris
Kapolres Cirebon kota merilis bukti penangkapan terduga teroris, Ant - Dedhez Anggara

Metrotvnews.com, Cirebon: Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, darurat teroris. Hal itu disampaikan anggota DPR RI asal Majalengka, Maman Imanulhaq, setelah polisi membekuk terduga teroris di Cirebon.

Kemarin, polisi membekuk seorang pria yang membawa airsoft gun dan sebilah sangkur di Bandara Cakrabuwana Cirebon. Penangkapan dilakukan dua jam sebelum Presiden RI Joko Widodo mendarat di bandara tersebut.

Menurut Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan tersangka bernama Imam Mulyana. Tersangka berasal dari Majalengka. 

Kapolresta Cirebon AKBP Vivid Bachtiar mengatakan Imam diduga bagian dari jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Namun Imam belum mengakuinya.

Baca: Jelang Presiden Mendarat di Cirebon, Pria Bawa Airsoft Gun Dibekuk

"Majalengka sudah darurat teroris. Sudah banyak terduga teroris yang ditangkap aparat berasal dari Majalengka, semua harus introspeksi. Ada yang salah di Majalengka terkait pendidikan dan keagamaan," kata Maman melalui keterangan persnya, Selasa 19 September 2017.

Dulu, kata Maman, Majalengka dikenal sebagai daerah yang menelurkan tokoh agama bertoleransi, damai, dan mencintai Tanah Air. Maman menyebutkan KH Abdul Halim yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional dan tokoh Nahdlatul Ulama Abdu Halim Leuwimunding.

Jatiwangi, ujar Maman, merupakan daerah yang menjadi saksi kelahiran Ajip Rosidi dan Ayip Bakar. Keduanya adalah penulis ternama asal Majalengka.

"Inilah momentum kita kembali membangun Majalengka yang religius dan damai, melawan gerakan teroris. Inilah yang harus menjadi prioritas kita bersama saat ini," tuturnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengajak anak-anak muda tak mudah terprovokasi dengan paham yang menyesatkan. Seperti paham yang mengarah ke terorisme.



(RRN)