Diduga Sopir Taksi Online, Seorang Warga Dikeroyok

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 16 Aug 2017 17:43 WIB
polemik taksi online
Diduga Sopir Taksi Online, Seorang Warga Dikeroyok
Korban pengeroyokan di Cirebon, Jawa Barat -- MTVN/Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Seorang warga yang belum diketahui namanya tiba-tiba dipukuli massa di Jalan Tengah Tani, Cirebon, Jawa Barat. Warga menjadi sasaran amuk massa karena diduga sebagai pengemudi taksi online.

"Saya tidak tahu kejadiannya. Saya lihat korban sudah mau dipukuli, jadi saya coba lerai," kata Delly, seorang warga Cirebon, Rabu 16 Oktober 2017.

Delly menjelaskan, pemukulan bermula ketika mobil Kijang Innova dengan nomor polisi E 1018 KR melaju di Jalan Tengah Tani. Mobil tersebut tiba-tiba diadang massa karena dicurigai sebagai taksi online.

Massa yang diduga sopir angkot tersebut dengan beringas langsung menarik korban keluar dari mobilnya. Tanpa babibu, korban langsung dipukuli beramai-ramai.

Delly yang mencoba melerai, tidak digubris massa yang semakin bertindak anarkis. Akibat pengeroyokan tersebut, dahi kroban berdarah.

Setelah pusa memukuli, massa kembali menyeret korban dan memasukkanya ke dalam mobil. Mereka mengaku akan membawa korban yang diduga sopir online ini ke kantor kepolisian setempat.

"Sudah, dibawa ke Polsek saja," ucap salah seorang pelaku.

Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Bachtiar mengaku baru mendengar informasi pengeroyokan tersebut. Ia berjanji segera menangkap pelaku yang bertindak anarkis.

"Secepatnya kita tangkap," kata Adi.

Adi juga meminta kedua belah pihak, baik taksi online maupun sopir angkot, bisa lebih menahan diri. Ia tidak segan-segan melakukan tindakan tegas bagi yang melakukan tindakan anarkis.


(NIN)