15 Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan Diringkus

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 30 May 2017 18:18 WIB
pencurian
15 Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan Diringkus
Pelaku pencurian disertai kekerasan di Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno

Metrotvnews.com, Bandung: Sebanyak 15 pelaku pencurian disertai kekerasan di Bandung diringkus. Dari 15 pelaku, lima di antaranya masih di bawah umur.

"Lima pelaku yang masih di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar, yaitu IM, 17; RO, 17; ET, 16; RS, 17; dan TY, 17," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di kantirnya, Jalan Jawa, Bandung, Jawa Barat, Selasa 30 Mei 2017.

Menurut Hendro, pelaku di bawah itu itu biasamenenggak minuman keras dan obat-obatan terlarang sebelum beraksi. Setelah itu, mereka menunggu suasana menjadi sepi.

"Setelah diperkirakan sepi, mereka bergerak mencari korban. Dalam aksinya, pelaku tak segan melukai korban dengan senjata tajam yang telah disiapkan," terang Hendro.

DJ, seorang pelaku, harus merasakan timah panas polisi karena mencoba kabur saat diringkus. Saat ini, 15 pelaku mendekam di balik jeruji besi Polrestabes Bandung. Mereka diganjar Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian Disertai Kekerasan dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara.

Salah satu korbannya adalah Dicky Noviana, 31, warga Jalan Sukajadi, Bandung, pada Minggu, 21 Mei 2015. Usai mengambil uang di mesin ATM, Jalan Sukajadi, sekelompok orang tiba-tiba mendatanginya dan berusaha mengambil barang-barang berharga miliknya.

"Itu kejadiannya sangat cepat. Tiba-tiba ada yang memukul dari depan dan membacok punggung memakai celurit. Saya refleks menahan, tapi ada yang menghantam pake pisau daging ke tangan dan dada," kisah Dicky.

Senada, Luki yang turut hadir di Polrestabes Bandung mengaku menjadi korban pemukulan dan penjambretan saat akan berangkat ke gereja di wilayah Pandu pada Minggu, 21 Mei 2017. "Waktu itu masih pagi, sekitar pukul 05.20 WIB. Saya bersama istri dan anak berjalan ke gereja di ujung jalan. Saya lihat ada motor. Ketika saya mau lewat, dia bergerak dan diikuti beberapa motor lain. Tiba-tiba waktu mau lihat anak, satu orang memukul wajah saya. Tas anak saya diambil. Sedangkan, istri jatuh mempertahankan tasnya," ungkapnya.


(NIN)