Satu Korban Heli Basarnas Dimakamkan di Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Senin, 03 Jul 2017 12:42 WIB
kecelakaan helikopter
Satu Korban Heli Basarnas Dimakamkan di Cirebon
Peti jenazah salah satu korban kecelakaan helikopter milik Basarnas dibawa keluar dari RS Bhayangkara, Semarang, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Mustholih)

Metrotvnews.com, Cirebon: Delapan orang di dalam helikopter Badan SAR Nasional (Basarnas) yang jatuh di Temanggung, Jawa Tengah, dipastikan tewas. Salah satu korban berasal dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra menyebut, korban meninggal adalah Kapten Laut II Solihin. Warga Nyimas Pangkalan No 18, Plered, Cirebon itu merupakan salah satu kru helikopter.

Saat ini, jenazah masih berada di Semarang. Rencananya, akan diberangkatkan dari Semarang menggunakan pesawat dan mendarat di Bandara Cakrabuwana, Cirebon. "Rencananya tiba hari ini di Cirebon," ujar Risto, di Cirebon, Senin, 3 Juli 2017. 

Risto menambahkan, rencananya jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Plered Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon.

Helikopter milik Badan SAR Nasional itu, kemarin sore, jatuh di Gunung Butak, Desa Canggal, Candiroto, Temanggung. 

Dari proses identifikasi tim DVI Polda Jateng diketahui:

1. Catur Bambang Sulistyo, Desa Girimarto, RT 2 RW 1, Wonogiri.
2. Budi Resti, Jalan Bringin Lestari Blok A, Ngaliyan, Semarang.
3. Solih (Kapten Laut), Jalan Nyimas Pangkalan, Plered, Cirebon, Jawa Barat.
4. Maulana Affandy, Kampung Sapen, Desa Boja, Kendal.
5. Hari M (Serka Mpu), Jalan Bringin Kulon, Sidoarjo, Jawa Timur.
6. Budi Santoso, Candi, Sidoarjo, Jawa Timur.
7. Nyoto P, Desa Promasan, Argo Mulyo, Wonogiri.
8. Haryanto (Kapten Laut), Pulorejo, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.


(SAN)