Gubernur Jawa Barat: PON XIX/2016 Siap Digelar

Antara    •    Kamis, 01 Sep 2016 13:38 WIB
pon 2016
Gubernur Jawa Barat: PON XIX/2016 Siap Digelar
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Foto: Ant/Hafidz Mubarak)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan, Pekan Olahraga Nasional XIX yang akan dibuka pada 17 September 2016 di Jawa Barat siap digelar.

"Sarana dan prasarana juga sudah siap. Sarana pertandingan juga sudah kita siapkan. Test event juga sudah siap untuk tiap-tiap cabor. Mudah-mudahan kami mampu laksanakan event besar ini," kata Ahmad Heryawan usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, melaporkan berbagai persiapan PON XIX/2016 pada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Laporan terkait venue yang siap digunakan hingga berbagai kelengkapan lainnya.

"Kita audiensi dalam rangka penutupan PON. Pembukaan PON 17 September, pukul 19.30 WIB. Dan pak Wapres penutupannya 29 September, pukul 19.30 WIB," tutur Aher.

PON XIX/2016 akan mempertandingkan 44 cabang olahraga. Ajang olahraga nasional itu akan memperebutkan 756 medali emas, 756 medali perak, dan 980 perunggu. Sebanyak 9.533 atlet dari seluruh Indonesia terlibat dalam PON tahun ini.

Dia mengatakan, seluruh venue sudah dicek keamanannya dan sesuai standar internasional. Sedangkan keamanan selama pelaksanaan PON juga dipastikan terjamin dan menjadi tanggung jawab Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Rencananya, PON XIX/2016 akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Sedangkan penutupan akan dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Tentu panjang sekali tahapannya. Pas hari H cukup besar. Penarinya saja ada 3.000 lebih. Jadi mudah-mudahan ini paling kolosal daripada PON yang sudah diselenggarakan sebelumnya," ujar dia.

Penyelenggaraan PON XIX di Jawa Barat menghabiskan anggaran sebesar Rp2,3 triliun. Dana itu digunakan untuk pembangunan dan perbaikan venue, termasuk sarana pendukung seperti jalan dan lainnya.

"Kami banyak mengeluarkan uang tapi banyak memiliki aset. Itulah pak Wapres menyampaikan jangan khawatir keluar uang toh nilainya investasi," pungkas dia.


(TTD)