Poros Baru Siap Ditinggal PPP

Roni Kurniawan    •    Selasa, 24 Oct 2017 13:00 WIB
pilgub jabar 2018
Poros Baru Siap Ditinggal PPP
Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Mulyadi -- ANT/Arif Firmansyah

Metrotvnews.com, Bandung: Partai Gerindra tidak masalah jika Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meninggalkan poros baru. Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra, dan Demokrat masih bisa mengusung calon gubernur Jawa Barat dengan 27 kursi.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra Jabar Mulyadi mengatakan poros baru akan tetap berjalan meskipun PPP pindah haluan. Poros baru akan terus berkomunikasi guna mencari kesamaan visi misi serta melakukan survei kandidat dari masing-masing partai.

"PPP kalau tidak lagi bersama, kita masih cukup koalisi," kata Mulyadi di Bandung, Selasa 24 Oktober 2017.

Menurut Mulyadi, poros baru akan kembali melakukan pertemuan dalam waktu dekat untuk mengukuhkan koalisi. Pertemuan ini disinyalir untuk merespon keputusan PPP.

"Pertemuan kemungkinan akan digelar minggu ini," cetusnya.

Mulyadi mengatakan perkembangan poros baru terus dilaporkan ke tingkat pusat yang berwenang mengambil keputusan. Ia berharap koalisi poros baru bisa segera deklarasi dan menghadirkan kandidat untuk diusung menjadi calon gubernur Jabar.

"Komunikasi masih (dilakukan)," pungkasnya.

(Baca: Syarat PPP Dukung Emil)

Hari ini, PPP akan mengumumkan dukungan resmi untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. Keputusan diambil setelah petinggi partai berlambang kakbah intensif bertemu pria yang akrab disapa Emil itu.

Sementara, Partai Demokrat, PAN, dan Gerindra yang tergabung dalam koalisi poros baru belum menentukan sosok yang bakal diusung di Pilgub Jabar 2018. Koalisi ini memang mempertimbangkan kader atau tokoh yang bakal diusung tiap partai.

Apalagi, Gerindra mempunyai dua orang yang kerap digadang-gadang maju di Pilgub Jabar, yaitu Mulyadi dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.

(Baca: Emil Sebut Uu Masuk Kriteria Pendamping di Pilgub Jabar)


(NIN)