Demiz dan Syaikhu Menanti Keputusan Prabowo

Jaenal Mutakin    •    Jumat, 27 Oct 2017 19:58 WIB
pilkada serentakpilgub jabar 2018
Demiz dan Syaikhu Menanti Keputusan Prabowo
Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto. Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Bandung: Deddy Mizwar (Demiz) dan Akhmad Syaikhu menegaskan tidak akan 'bercerai' untuk maju ke Pemilihan Gubernur 2018. Walau pengurus Gerindra di Jabar berpaling, mereka tetap menanti keputusan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto.

Syaikhu menyebut, Prabowo jadi penentu akhir walau Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi kini bersikap lain. PKS di Jawa Barat tetap berpegang pada kesepakatan awal, mengusung Deddy-Syaikhu

"Kami hargai keputusan ketua DPW Gerindra Jabar, itu merupakan proses dari politik, tapi tetap keputusan ada di pak Prabowo," Ujar Syaikhu, di Kantor DPW PKS Jabar, Bandung, Jumat 27 Oktober 2017

Deddy mengatakan hal yang senada. Dia juga menyebut, segera menjalin komunikasi dengan Gerindra. Isu penarikan dukungan dari Mulyadi, dianggapnya kesalahpahaman yang biasa terjadi dalam dunia politik.

"Saya berkunjung ke kantor Gerindra Jabar, baik-baik saja," kata Deddy.

Selain itu, komunikasi akan semakin digencarkan karena dengan partai lain. Pasangan Deddy-Syaikhu masih kekuraangan empat kursi agar memenuhi syarat pendaftaran calon.

PAN sebelumnya telah meyatakan dukungan. Dia pun mengklaim Demokrat segera bergabung.

"Ada partai yang sudah saya anggap rumah sendiri, yaitu Partai Demokrat, dan sudah memberi kode ke saya," ujarnya.

Jika Partai Demokrat ikut dalam koalisi PAN dan PKS, maka total dukungan ke Deddy akan mecapai 28 kursi. Melebihi syarat 20 kursi DPRD Provinsi. Bahkan, Deddy-Syaikhu bakal mengantongi 39 kursi jika Partai Gerindra.

 


(SUR)