Banjir Lumpuhkan Akses Lalu Lintas di Kabupaten Bandung

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 22 Nov 2017 09:46 WIB
banjir
Banjir Lumpuhkan Akses Lalu Lintas di Kabupaten Bandung
Banjir yang merendam Desa Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno

Bandung: Hujan deras yang mengguyur membuat Sungai Cikapundung, Sungai Cisangkuy, dan Sungai Citarum kembali meluap. Akibatnya, ribuan rumah di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang terendam banjir sejak Selasa malam, 21 November 2017.

Beberapa akses jalan yang melewati ketiga wilayah tersebut terpaksa dialihkan. Arah Taman Kota Baleendah, ketinggian banjir mencapai 70 centimeter atau di atas lutut orang dewasa.

"Tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan akibat air banjir," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus.

Menurut Yusri, hal yang sama juga terjadi untuk arah Ciodeng, Rancamanyar. Air setinggi 90 centimeter menggenangi wilayah tersebut.

"Untuk Banjaran, masih bisa dilintasi kendaraan. Situasi arus lalu lintas hingga saat ini terpantau aman terkendali," bebernya.

Arus lalu lintas dari Baleendah menuju Dayeuhkolot pun dialihkan melalui Jalan Raya Banjaran-Dayeuhkolot dan Jalan Cijagra. Sedangkan, arus lalu lintas dari Dayeuhkolot menuju Rancamanyar dialihkan menuju Jalan Sayuran-Cangkuang, Dayeuhkolot.

Hingga pukul 00.43 WIB, debit air banjir di Kabupaten Bandung masih terus naik. Mekipun begitu, belum ada permintaan evakuasi warga.

"Akses jalan menuju Baleendah masih tertutup karena air banjir menutup jalan," pungkas Humas dan Protokoler Basarnas Jawa Barat Joshua Banjarnahor.

 


(NIN)