Plafon Kantor Kantor KPU Bekasi Ambruk, Satu Pegawai Terluka

Antara    •    Senin, 15 Jan 2018 20:34 WIB
Plafon Kantor Kantor KPU Bekasi Ambruk, Satu Pegawai Terluka
Pekerja melihat kondisi ruang Kantor KPU Kota Bekasi yang ambruk, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (15/1). Pada peristiwa ambruknya ruang Kantor KPU tersebut tidak ada korban jiwa sementara penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ANTARA FOTO/Ris

Bekasi: Plafon kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Senin 15 Januari 2018 siang ambruk. Akibatnya, seorang pekerja menjadi korban lantaran tertimpa plafon gedung tersebut.

"Peristiwanya terjadi pukul 13.45 WIB, tepatnya di ruang kerja Sekretaris KPU Kota Bekasi Kus Martini dan di ruang Kasubag Program dan Data, lantai dua," kata Komisioner KPU Kota Bekasi, Syafrudin.

Menurut dia, plafon berbahan dasar gypsum itu secara tiba-tiba ambruk menimpa seorang office boy bernama Jamal. "Korban mengalami lecet di beberapa bagian tubuhnya karena terserempet gypsum yang ambruk," katanya.

Pantauan di lokasi melaporkan, plafon di ruang Sekretaris KPU Kota Bekasi setengahnya ambruk, sementara di ruang Kasubag Program dan Data KPU Kota Bekasi seluruhnya ambruk.

"Kebetulan sekretaris maupun Kasubag Program dan Data sedang tidak di lokasi, hanya ada Pak Jamal saja yang sedang bersih-bersih," katanya.

Akibat insiden tersebut, kata Syafrudin, sejumlah aktivitas kerja terpaksa ditunda akibat faktor pemadaman listrik di seluruh kantor kerja KPU. Ativitas yang terganggu, kata dia, di antaranya pelayanan pencocokan data dan penelitian (Coklit), kegiatan pemeriksaan dan penelitian awal berkas kandidat dan rutinitas sekretariat KPU Kota Bekasi.

Syafrudin mengaku heran dengan kejadian itu, alasannya, kantor KPU yang beralamat di Jalan Ir H Djuanda Nomor 167, Bekasi Timur itu baru saja direhabilitasi pada Oktober 2017.

"Kami baru menempati kantor ini sejak 1 Januari 2018. Bangunan ini baru saja diperbaiki pada Oktober 2017. Mungkin karena saluran air di atap kantor yang tersumbat sampah sehingga airnya tergenang dan membuat plafon ambruk," katanya.

Secara terpisah Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perumahan Dadang Ginanjar mengaku telah merespons laporan terkait ambruknya plafon kantor KPU. "Memang bangunan itu belum sepenuhnya rampung diperbaiki. Secepatnya kita lakukan perbaikan," katanya. 

(ALB)