Korban Pembunuhan di Bekasi Dikenal Aktif Bersosialisasi

Antonio    •    Rabu, 14 Nov 2018 13:30 WIB
Pembunuhan di Bekasi
Korban Pembunuhan di Bekasi Dikenal Aktif Bersosialisasi
Rumah korban di Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih dibatasi garis polisi, Rabu, 14 November 2018. Medcom.id/ Antonio.

Bekasi: Maya Ambarita, 37, korban yang tewas diduga dibunuh bersama keluarganya dikenal sebagai pribadi yang aktif dalam bersosialisasi. Maya biasa ikut dalam kegiatan rutin yang dilaksanakan warga setempat.

"Ibunya aktif di kegiatan PKK dan arisan," kata Agus, Ketua RT 002/07, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 14 November 2018.

Agus menjelaskan, selama tinggal di lingkungan tersebut, mereka tidak pernah bermasalah dengan warga sekitar.

Sementara terkait sistem pengamanan di lingkungannya, Agus menegaskan sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Selalu ada warga yang berputar atau patroli untuk memantau keamanan setiap malamnya.

"Sekarang setiap malam ada yang pengamanan, tapi kedepan akan kita perketat lagi. Termasuk soal data penghuni kontrakan," jelas Agus.

Sebelumnya satu keluarga ditemukan tewas di kediamannya di Kota Bekasi, Jawa Barat. Para korban adalah Diperum Nainggolan, 38; Maya Ambarita, 37; Sarah Nainggolan, 9; dan Arya Nainggolan, 7.


(DEN)