Sopir Angkot di Cirebon Kembali Mogok `Narik`

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 05 Sep 2017 14:14 WIB
transportasi berbasis aplikasi
Sopir Angkot di Cirebon Kembali Mogok `Narik`
Sejumlah sopir angkot melakukan mogok massal -- MTVN/Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Cirebon kembali melakukan mogok `narik`. Aksi ini adalah tindak lanjut mogok massal yang dilakukan pada Agustus lalu.

Pantauan Metrotvnews.com, sopir memarkirkan kendaraannya di depan Balai Kota dan Gedung DPRD Cirebon. Sejumlah sopir memilih memarkirkan kendarannya di tempat tongkrongan masing-masing.

"Kami sudah mengibarkan bendera putih, tapi kenapa pendapatan kami masih di bawah standar," kata Karsono, sopir angkot di Cirebon, Jawa Barat, Selasa 5 September 2017.

Karsono mengatakan, pihaknya ingin transportasi berbasis aplikasi yang saat ini masih beredar di Cirebon segera ditutup. Pemerintah harus bersikap tegas dan melindungi masyarakat bawah, seperti sopir angkot.

"Transportasi online harus ditutup sekarang juga" kata Karsono.

Hal serupa dikatakan Rudi Hartono. Sopir angkot D6 ini mengaku mengalami penurunan pendapatan secara drastis sejak transportasi berbasis aplikasi beroperasi di Cirebon.

Bahkan, lajut Rudi, kini sulit hanya untuk sekadar mendapatkan Rp50ribu. "Susah sekali," tegasnya.

Perwakilan sopir angkot masih melakukan dengar pendapat dengan Pemkot Cirebon dan DPRD Kota Cirebon. Hingga berita ini ditulis, pertemuan masih berlangsung.


(NIN)