Menpora Minta Adhyaksa Mundur

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 27 Jul 2017 16:27 WIB
pembubaran hti
Menpora Minta Adhyaksa Mundur
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi -- ANT/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Cirebon: Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka Adhyaksa Dault mengundurkan diri jika terbukti mendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Kalau terbukti, seharusnya secara gentle mengundurkan diri," kata Nahrawi saat menghadiri workshop di Universitas Muhamadiyah Cirebon, Jawa Barat, Kamis 27 Juli 2017.

Menurut Nahrawi, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penelitian dan pendalaman terkait dugaan dukungan Kwarnas Pramuka terhadap organisasi yang sudah dinyatakan terlarang di Indonesia tersebut. "Yang terpenting, Pramuka tetap jalan dan akan tetap kita dukung," ujarnya.

(Baca: Pemerintah akan Panggil Adhyaksa Dault)

Terkait ditahannnya dana bantuan pemerintah untuk Pramuka, Imam mengatakan, bahwa pemerintah punya alasan tersendiri mengeluarkan kebijakan tersebut. Salah satunya, untuk memastikan tidak ada orang-orangnya yang mendukung organisasi terlarang.

"Apalagi dilakukan secara terang-terangan," kata Imam.

Imam memastikan, permasalahan ini terjadi pada individunya, bukan organisasi. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan Pramuka tidak terganggu.

(Baca: Adhyaksa Siap Menghadap Menpora Klarifikasi Tudingan Dukung HTI)

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga membekukan dana Gerakan Pramuka Indonesia sebanyak Rp10 miliar. Kebijakan itu diambil karena adanya dugaan keterkaitan Ketua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault dengan HTI.

Sementara, Adhyaksa menyatakan siap bertemu Imam untuk mengklarifikasi masalah itu. Ia telah berkirim surat ke Menpora untuk mengklarifikasi tudingan itu.

Adhyaksa juga mengaku telah menghadap ke Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

 


(NIN)