Lokasi Sidang Eksepsi Kasus Buni Yani Dipindah

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 13 Jun 2017 12:29 WIB
pencemaran nama baik
Lokasi Sidang Eksepsi Kasus Buni Yani Dipindah
Buni Yani di ruang sidang PN Bandung sebagai terdakwa kasus pencemaran nama baik, MTVN - Octavianus

Metrotvnews.com, Bandung: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Bandung, Jawa Barat, memindahkan lokasi sidang kasus pencemaran nama baik dengan tersangka Buni Yani. Sidang kedua yang berlangsung pada 20 Juni 2017 digelar di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung di Jalan Seram.

"Dengan mempertimbangkan beberapa aspek, PN Bandung kekurangan ruang sidang dengan jumlah perkara cukup banyak, ruang sidang dipindah ke Jalan Seram Nomor 2," kata Ketua Majelis Hakim M Sapto dalam sidang, Selasa 13 Juni 2017.

Adapun agenda sidang mendatang yaitu pembacaan eksepsi yang disampaikan Buni Yani. Sebab, Buni Yani menolak dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU Kejaksaan Tinggi Jabar mendakwa Buni dengan Pasal 32 Ayat 1 juncto Pasal 28 ayat 1 Undang Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Adapun isi dakwaan seputar pengunggahan potongan video Ahok saat berbincang dengan warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, beberapa waktu lalu. Dari rekaman video itu, Ahok berbicara dengan mengutip Alquran Surat Al Maidah ayat 51. Namun, di video yang diunggah di media sosial diduga ada beberapa kata yang hilang dan tak sesuai dengan rekaman aslinya.

"Dalam potongan video tersebut, ada penghilangan kata pakai dan postingan yang menimbulkan kebencian," ungkap Jaksa Penuntut Umum Andi M Taupik.

Diduga, video yang diunggah Buni Yani itu mengandung isu SARA sehingga berujung pada ujaran kebencian. Buni Yani disangkakan dengan Pasal 28 ayat 2 Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukumannya maksimal enam tahun penjara atau denda kurang lebih Rp1 miliar.


(RRN)