Kurang dari 24 Jam, Perampok di Tangerang bisa Ditangkap

Hendrik Simorangkir    •    Jumat, 10 Aug 2018 14:17 WIB
perampokan
Kurang dari 24 Jam, Perampok di Tangerang bisa Ditangkap
Polres Metro Tangerang Kota menangkap perampok yang beraksi di rumah Pemotongan Hewan (RPH) Karawaci di Jalan Taman Cisadane, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Jumat, 10 Agustus 2018. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.

Tangerang: Polisi menangkap perampok yang beraksi di rumah Pemotongan Hewan (RPH) Karawaci di Jalan Taman Cisadane, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Penangkapan dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pelaku yang ditangkap yakni Aris Gunawan, 34, Mardani, 36, Rohman, 36, dan Lili, 34. Sementara dua lainnya bernama Zamawi dan Sobri ditembak mati saat penangkapan.

"Saat kami tangkap keempatnya, para pelaku mengakui kalau otak aksi tersebut adalah Zamawi dan Sobri. Dari situ juga anggota berhasil mendapatkan keberadaan keduanya dan langsung dilakukan pengejaran," kata Harry di lokasi kejadian, Jumat, 10 Agustus 2018.  

Harry menjelaskan, saat dilakukan pengejaran, Zamawi dan Sobri melawan dengan menggunakan senjata tajam. Saat itu polisi yang hendak menangkap keduanya mengalami luka sabetan benda tajam.

"Satu anggota kami terkena sabetan senjata tajam saat mau menangkap pelaku. Kami pun langsung ambil tindakan tegas penembakan di dada kepada keduanya. Zamawi dan Sobri tewas saat dilarikan ke rumah sakit," jelas Harry.

Harry kembali mengatakan, dalam aksi perampokan ini masing-masing pelaku mempunyai peran berbeda. Tersangka Aris berperan memberikan gambaran waktu dan situasi tempat penyimpanan uang di RPH yakni satu pelaku lain bernama Firman, 37.

Sementara pelaku bernama Firman adalah seorang petugas keamanan di lokasi kejadian.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita uang tunai Rp700 juta. Menurut Harry, uang tersebut belum dipergunakan oleh mereka lantaran kecepatan pengungkapan kepolisian.

"Belum ada yang digunakan (uang). Kami pun langsung mengembalikan uang tersebut ke perusahaan," jelas Harry.

Atas perbuatannya para tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Meteka terancam dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Uang tersebut tersimpan di dalam brankas di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Karawaci, Tangerang Kota. Namun uang tersebut digondol oleh para tersangka dengan menjebol atap kantor pada Kamis, 9 Agustus 2018 sekitar pukul 03.00 WIB.


(DEN)