Tenaga Kontrak Pemkot Bandung Terancam tak Dapat THR

Roni Kurniawan    •    Rabu, 30 May 2018 14:24 WIB
tunjangan hari raya
Tenaga Kontrak Pemkot Bandung Terancam tak Dapat THR
Ilustrasi. (Foto: Antara/Akbar Nugroho).

Bandung: Tenaga kerja kontrak di lingkungan Pemerintah Kota Bandung terancam tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 1439 H. Pasalnya Pemkot Bandung tidak memiliki anggaran untuk memberikan THR ke tenaga kerja kontrak yang berjumlah ratusan.

Penjabat Sementara Wali Kota Bandung Muhamad Solihin mengatakan, Pemkot Bandung tetap berpegang ke Peraturan Presiden (Perpres) terkait tenaga kerja kontrak yang tidak masuk dalam pemberian THR. 

"Tapi masih kita bahas, yang penting kita jangan sampai melanggar ketentuan. Kalau misalnya perintah dari pemerintah pusat itu, jangan sampai keluar apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Solihin saat ditemui di Pasar Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu, 30 Mei 2018.

Solihin mengaku, enggan mengambil keputusan sepihak untuk memberikan THR terhadap tenaga kerja kontrak. Karena menyangkut anggaranPemkot Bandung, yang tidak memiliki anggaran khusus memberikan THR untuk tenaga kerja kontrak. 

"Karena itu menyangkut uang yang harus dipertanggungjawabkan. Kita kan harus menghitung kemampuan keuangan daerah," sambungnya.

Solihin mengaku akan berupaya untuk bisa memberikan THR kepada tenaga kerja kontrak. Tapi, peluang tersebut cukup kecil, mengingat proses pengajuan anggaran THR sangat lama. 

"Kita harus menggeser-geser keuangan daerah dipertengahan anggaran, waktunya itu cukup lama," tuturnya.

Pasalnya Pemkot Bandung harus mengajukan anggaran tersebut ke Pemprov Jabar untuk dilakukan verifikasi sebelum dilanjutkan ke pemerintah pusat.

"Prosesnya juga lama. Kalau provinsi kan harus menerima permohonan dan verifikasi 27 kabupaten kota," pungkasnya.


(LDS)