Pemerintah Pusat Diminta Perbaiki Tanjakan Emen

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 13 Mar 2018 07:32 WIB
kecelakaan lalu lintas
Pemerintah Pusat Diminta Perbaiki Tanjakan Emen
Petugas mengevakuasi minibus travel yang kecelakaan di turunan Emen, Kampung Cicenang, Desa Ciater Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Subang: Kecelakaan kembali terjadi di kawasan tanjakan Emen, Kampung Cicenang, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin, 12 Maret 2018. Kecelakaan menimpa sebuah minibus travel bernopol E 7548 PB dan menyebabkan empat penumpang luka berat dan 12 lainnya luka ringan.

Mobil travel mengangkut rombongan salah satu rumah makan di Indramayu dari arah wisata Gunung Tangkuban Parahu menuju Indramayu. Tepat, di turunan jalan tersebut kendaraan kehilangan kendali, membentur kiri jalan dan akhirnya terbalik.

Tidak sekali kecelakaan terjadi di turunan dan tanjakan Emen. Kecelakaan maut terjadi di tanjakan Emen pada Sabtu, 10 Februari 2018. Camat Ciater Ahmad Hidayat berharap pemerintah pusat melakukan perbaikan lintasan di sejumlah titik di Tanjakan Emen.

"Kami memohon kepada pemerintah provinsi dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secepatnya merealisasikan janjinya sesuai apa yang disampaikan saat Dirjen Perhubungan Darat datang ke sini," kata dia.


Bus maut yang kecelakaan di tanjakan Emen pada 10 Februari 2018. Foto: MI/Reza Sunarya

Ahmad menuturkan, pada waktu itu rencananya akan dibangun jalur penyelamat (escape road) atau jalur khusus di Tanjakan Aman untuk mengantisipasi kendaraan yang memiliki masalah di sistem pengereman saat berjalan di turunan.

Selain itu, menurutnya belum lama ini, tim dari PUPR sudah meninjau lokasi bekas kecelakaan terkait rencana pembangunan jalur penyelamat tersebut.

"Mudah-mudahan solusi pencegahan kecelakaan di jalur ini segera dibangun. Supaya tidak ada kejadian atau hal-hal yang tak diinginkan kembali terjadi di sini," tandasnya.


(SUR)