Kepolisian Berkeliling di Bogor Cegah Perkelahian Antarpelajar

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 28 Nov 2017 21:04 WIB
kekerasan
Kepolisian Berkeliling di Bogor Cegah Perkelahian Antarpelajar
Ilustrasi perkelahian, MTVN - M Rizal

Bogor: Kepolisian berkeliling sekolah di Bogor, Jawa Barat. Tujuannya mencegah aksi perkelahian antarpelajar yang memakan korban.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan tak ingin perkelahian antarpelajar kembali terulang. Terakhir kali, pekan lalu, siswa SMP berinisial ARS tewas setelah berduel. Duel terjadi di lapangan Desa Gobang, Kampung Leuwi Halang Rumpin, Kabupaten Bogor.

Yusri mengatakan perkelahian melibatkan enam siswa. Korban tewas dengan luka akibat sabetan benda tajam pada bagian pinggang bagian belakang, luka sobek di pinggul, luka sobek di lengan kanan sebelah atas, luka sobek di tangan kanan sebelah bawah. 

"Korban, sempat dibawa ke Puskesmas Rumpin untuk mendapatkan perawatan, namun akhirnya tidak tertolong," ucap Yusri di Bandung, Jabar, Selasa, 28 November 2017.

Yusri menuturkan, insiden tersebut diduga bermotifkan saling ejek antar para pelajar yang berasal dari dua sekolah yang berbeda ini. Mereka melakukan perjanjian untuk untuk melakukan duel gladiator via SMS sambil menentukan tempat dan waktu.

Setelah mereka berkumpul di lokasi yang sudah ditentukan, sebelum dimulai perkelahian mereka berpasang - pasangan terlebih dahulu. Setelah hitungan ketiga dimulailah tarung gladiator tersebut dengan menggunakan senjata tajam clurit.

"Ada tiga tersangka, yaitu CA (16) dan DS (16) yang sudah dikantongi identitasnya dan masih dalam pencarian juga S (16) yang sudah diamankan," bebernya.

Menanggapi kasus duel gladiator yang kembali terjadi di wilayah Bogor ini, Yusri mengatakan kepolisian telah melakukan tindakan preentif agar kejadian tersebut tidak lagi terulang.

"Intinya, Babinkamtibmas dan Kapolsek di tiap wilayah telah melakukan himbauan dengan berkeliling ke setiap sekolah di Bogor, agar tidak ada perkelahian antar pelajar lagi," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Rumpin Kabupaten Bogor Kompol Surfing Simangunsong menegaskan kasus gladiator maut tersebut langsung ditangani di Mapolres Bogor.

"Kasusnya sudah dilimpahkan dan langsung ditangani Unit PPA, Polres Bogor," pungkasnya.


(RRN)