7.500 Miras Ilegal Dimusnahkan di Bekasi

Antara    •    Jumat, 27 Oct 2017 16:42 WIB
miras ilegal
7.500 Miras Ilegal Dimusnahkan di Bekasi
Ilustrasi. Foto: MI/Panca

Metrotvnews.com, Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, memusnahkan 7.500 botol berisi minuman keras berbagai merek hasil kegiatan razia petugas gabungan yang digelar selama periode Mei-September 2017.

"Kami sita dari warung jamu atau kios di 12 kecamatan di Kota Bekasi," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi Makbullah di Bekasi, Kamis.

Agenda pemusnahan itu berlangsung di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis 26 Oktober, dengan cara dilindas menggunakan alat berat dan disaksikan sejumlah tokoh masyarakat serta pejabat terkait.

Makbullah mengatakan, operasi ini digelar bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI untuk memudahkan penyisiran dan meminimalisasi adanya perlawanan dari pihak yang disasar. Biar lebih kondusif kita melakukan operasi, makanya koordinasi dengan polisi dan TNI, ujarnya.

Menurut dia, ribuan botol itu dimusnahkan karena penjual tidak mampu menunjukkan surat izin usaha penjualan minuman beralkohol (SIUP MB). "Berbeda bila di tempat hiburan malam, kafe dan hotel, mereka sudah mengantongi izin. Atas dasar itulah, para pemilik kios dan warung jamu mendapat pembinaan dari petugas dan mirasnya disita untuk dimusnahkan," katanya.

Dia menambahkan, razia miras ini juga mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minuman Keras di Kota Bekasi.

Dia menilai, peredaran miras tanpa mengantongi izin berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat. "Soalnya, efek buruk mengonsumsi miras secara berlebih bisa berpotensi menimbulkan keributan dan aksi kriminal," katanya.


(ALB)