Aa Gym Minta Ahok Evaluasi Diri

Roni Kurniawan    •    Kamis, 17 Nov 2016 11:56 WIB
kasus hukum ahok
Aa Gym Minta Ahok Evaluasi Diri
Aa Gym di Bandung, MTVN - Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Mabes Polri menetapkan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi tersangka kasus penistaan agama. Tokoh agama KH. Abdullah Gymnastiar pun berterima kasih terkait sikap Mabes Polri itu.

Menurut dai yang akrab disapa Aa Gym itu, Presiden Joko Widodo merespons aksi 4 November yang menuntut penegakan hukum terhadap Ahok. Hingga akhirnya, kurang dari dua pekan, Polri pun menetapkan Ahok sebagai tersangka.

"Terima kasih kepada Pak Jokowi, Kapolri yang sudah menindak lanjuti ini. Mudah-mudahan terus disempurnakan dan seluruh masyarakat ikut mengawal dalam proses keadilan ini," kata Aa Gym ditemui Masjid Daarut Tauhid, Jalan Gegerkalong Girang Nomor 38, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/11/2016).

(Baca: Jokowi Minta Masukan Ulama soal Kasus Ahok)

Aa Gym meminta Ahok mengevaluasi diri atas pernyataan yang berujung pada penetapan dirinya sebagai tersangka. Aa Gym menyarankan Ahok meluangkan waktu untuk merenungkan setiap tindakan dan ucapannya.

"Kepada Pak Ahok, semoga bisa mengambil hikmah atas kejadian semua ini akan jauh lebih besar manfaatnya jikalau merenungkan meluangkan waktu untuk menafakuri dan semoga ke depan menjadi lebih baik kalau berani mengevaluasi," tuturnya.

Aa Gym berharap kasus ini menjadi pijakan bagi para ulama untuk menyikapi toleransi antarumat beragama. Pria yang lekat dengan sorban putihnya itu juga mengajak para tokoh agama mengawal proses hukum kasus tersebut. Agar, umat Muslim tak lagi bergejolak.

"Saya kira kita harus hormat dan bersyukur dengan kehadiran ulama ini karena ke depan masalah toleransi ini mudah-mudahan lebih baik dengan sikap para ulama," pungkas pengurus Pondok Pesantren Daarut Tauhid ini.

Pada 4 November, Aa Gym ikut dalam aksi damai di Jakarta yang menuntut proses hukum ditegakkan pada Ahok. Aksi itu sebagai buntut pernyataan Ahok saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Seribu beberapa waktu lalu.

Ahok menyebutkan QS Al Maidah dalam pernyataannya. Namun ribuan warga Muslim menganggap pernyataan Ahok itu menistakan agama. Sehingga aksi demonstrasi pun digelar menuntut Polri menegakkan hukum atas Ahok.

Lalu pada Rabu 16 November, Bareskrim Mabes Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka atas kasus penistaan agama. Mabes tak menahan Ahok namun mencegah calon gubernur petahana itu keluar negeri.

Lihat video:
 


(RRN)