62 Ribu Orang di Kabupaten Cirebon Belum Rekam Data e-KTP

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 25 Aug 2016 12:14 WIB
e-ktp
62 Ribu Orang di Kabupaten Cirebon Belum Rekam Data e-KTP
Ilustrasi--Petugas merekam data identitas warga saat pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Foto: Ant/Syaiful Arif)

Metrotvnews.com, Cirebon: Sebanyak 62 ribu warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, belum melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Padahal, Kementrian Dalam Negeri sudah menetapkan deadline perekaman e-KTP hingga 30 September 2016.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cirebon Suyatno mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat banyaknya warga belum melakukan perekaman e-KTP. Di antaranya tidak datang saat dipanggil untuk perekaman data dan banyak yang memiliki data identitas ganda di daerah lain.

"Pas rekaman tahun lalu juga masih banyak yang belum datang," kata Suyatno di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (25/8/2016).

Selain itu, banyak warga Cirebon yang menjadi tenaga kerja di luar negeri sehingga belum perekaman data di kelurahan atau kecamatan.

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra mengaku sudah menginstruksikan kepada setiap kecamatan, untuk kembali memanggil warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP.

"Pak Bupati sudah sampaikan ke pihak kecamatan dan desa untuk memanggil kembali warga yang belum melakukan perekaman," kata dia.

Pihak Disdukcapil Kabupaten Cirebon juga melakukan sistem jemput bola dengan menerapkan perekaman secara keliling (mobile) yang dilakukan di sejumlah wilayah. Perekaman mobile tersebut dilakukan di tempat-tempat yang berbeda sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

"Nantinya, warga tinggal membawa Kartu Keluarga (KK) saja," pungkas dia.


(TTD)