Ibu dan Dua Anak Tewas Tertimbun Longsor di Sumedang

Ismail    •    Rabu, 21 Sep 2016 10:23 WIB
longsor
Ibu dan Dua Anak Tewas Tertimbun Longsor di Sumedang
Alat berat membersihkan material longsor di Sumedang, MTVN - Ismail

Metrotvnews.com, Sumedang: Seorang ibu dan dua anaknya menjadi korban longsor di Desa Cimareme, Sumedang, Jawa Barat. Ketiganya tak dapat menyelamatkan diri saat longsor menimbun rumah mereka.

Ketiga korban yaitu Desy Meydiana, 42, beserta dua anaknya: Iqlima Mustika (16) dan Kentaro Mukti (11). Sementara sang suami, Yayat Hidayat, 45, selamat.

Ana, kerabat korban, mengatakan hujan dan longsor terjadi kemarin malam. Dua korban ditemukan setelah longsor dalam kondisi sudah meninggal. Sementara Kentaro ditemukan tadi pagi. 

"Semua sudah dibawa ke RSUD Sumedang. Rencananya pagi ini mereka dimakamkan di pemakaman umum Pasir Malang," kata Ana di lokasi longsor, Rabu (21/9/2016).


(Alat berat membersihkan material longsor di Sumedang, MTVN - Ismail)

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hujan deras dan lama terjadi di Garut serta Sumedang pada dini hari tadi. Longsor menimbun dua rumah di Desa Cimareme. Hingga berita ini dimuat, petugas masih terus mencari kemungkinan korban yang tertimbun material longsor.

Di Garut, banjir bandang menerjang setelah hujan dini hari tadi. Sungai Cimanuk dan Cukamuri meluap.

Banjir merendam daerah pinggir kedua sungai itu hingga ketinggian mencapai 2 meter. Delapan orang tewas dalam kejadian tersebut. Satu orang hilang.


(Rumah ambruk tertimbun longsor di Sumedang, MTVN - Ismail)

Sementara korban luka dan pengungsi dibawa ke Markas Korem. Beberapa daerah yang terkena banjir yaitu Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, dan Karangpawitan.

"Saat ini BNPB dan BPBD Jabar tengah memberikan pendampingan untuk menangani masalah logistik dan penanganan pengungsi," kata Sutopo dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com.

Sutopo pun meminta warga mengantisipasi bencana akibat hujan yang terus turun. Bencana itu bisa berupa banjir dan longsor.


(RRN)