700 Hektare Tambak Garam di Cirebon Terendam Banjir Rob

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 31 Aug 2016 16:00 WIB
produksi garam
700 Hektare Tambak Garam di Cirebon Terendam Banjir Rob
Petani garam di Cirebon, Jawa Barat, memilih tak mengolah tambak garam lantaran banjir rob dan kemarau basah (Foto: MTVN/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Tambak garam seluas 700 hektare di Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terendam banjir rob. Ketua Ikatan Petani Garam Indonesia Muhamad Insyaf Supriadai mengatakan, banjir rob yang melanda sejak beberapa hari lalu membuat petani garam merugi.

"Karena terendam banjir rob, maka tambak garamnya tidak bisa dipanen. Petani juga mengalami kerugian," kata Muhamad Insyaf di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (31/8/2016).

Selain banjir rob, kemarau basah juga menyulitkan petani garam. Hujan sering turun sehingga produksi garam tidak maksimal.

Insyaf menuturkan, pada 2016, produksi garam lokal di Cirebon menurun drastis karena faktor alam. Hanya 40 persen dari 16 ribu hektare tambak garam yang ada di Cirebon yang bisa produksi.

"Hanya 40 persen saja tambak garam yang bisa produksi. Karena sekarang, hujan masih sering turun," ujar dia.

Akibatnya, para petani membiarkan tambak garamnya tidak diolah. Sebab, mengolah garam di musim seperti ini membuat petani merugi.


(TTD)